- Sidak di Pasar Blok F Cilegon pada 13 Februari 2026 menemukan kenaikan signifikan harga cabai rawit hingga seratus persen.
- Pemerintah Kota Cilegon berencana mengintervensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok melalui operasi pasar.
- Wali Kota berkoordinasi dengan Bulog untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng menjelang Ramadhan 2026 di wilayahnya.
SuaraBanten.id - Menjelang bulan Ramadhan 2026, harga kebutuhan bahan pokok kerap kali mengalami kenaikan signifikan. Seperti yang terjadi di Pasar Blok F, Kota Cilegon Banten, Jumat 13 Februari 2026.
Berdasrkan hasil inspeksi mendadak atau sidak Wali Kota Cilegon Robinsar, Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, dan Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan jajarannya ditemukan kenaikan harga cabai rawit di Pasar Blok F yang naik hingga 100 persen dari harga normal Rp45.000 kini naik hingga Rp90.000.
Selain melonjaknya harga cabai rawit, dalam sidak yang juga dihadiri Tim Satgas Pangan Polres Cilegon itu juga didapati kelangkaan minyak goreng menjalang Ramadhan 1447/2026.
Robinsar mengatakan, pihaknya melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blok F menjalang datangnya bulan puasa Ramadhan 2026.
"Hari ini kita sidak dengan Pak Dandim, Pak Kadis dan Satgas Pangan Polres Cilegon. Hari ini kita survei langsung bahan pokok apa yang harganya tinggi," katanya kepada awak media, Jumat 13 Februari 2026.
Robinsar pun kemudian mengungkap beberapa temuan bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di Pasar Kelapa.
"Tadi kita ketemui harga cabai rawit merah naik menjadi Rp90 ribu naik di atas HEP. Ayam sudah mulai naik, untuk daging sapi masih standar," paparnya.
Politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan langkah Pemkot Cilegon untuk penanganan kelangkaan bahan pokok dan lonjakan harga yang terjadi.
"Ke depan bebarapa bahan pokok mengalami kelangkaan dan harga yang tinggi, Disperindag akan melakukan oprasi pasar, agar bisa intervensi terhadap tingginya harga," ujarnya.
Baca Juga: Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
Orang nomor satu di Kota Cilegon ini juga mengaku akan berkoordinasi dengan Bulog terkait kelangkaan minyak goreng di pasar tersebut.
"Kami dengan Pak Dandim dan Disperindak akan koordinasi dengan Bulog akan mendata pedagang yang punya NIB agar bisa disuplay (minyak) langsung. adi kita mendata harga yang tidak stabil InsyaAllah akan kami intervesi, agar stoknya aman," pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon, Imam Buchori mengatakan, menjelang puasa Ramadhan sejumlah bahakn pokok seringkali mengalami kenaikan. Karenanya setelah mengetahui beberapa komoditas mengalami kenaikan pesat
"Cabai rawit itu hampir 100 persen kenakannya, ini yang menjadi PR kita setelah tau data, kita tahu kenaikannya menjelang Ramadhan kita akan formulasikan dengan Pak wali," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, kepala Disperindag mengungkapkan, saat ini sudah ada aturan baru yang mengatur Bulog bisa menjual langsung kepada pengecer yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
"MinyaKita langka, nanti kita akan minta ke Bulog. karena sekarang ada aturan baru, Bulog bisa langsung ke pengecer. Nanti saya minta Kepala UPT kumpulin NIBnya dikirim ke Bulog, mudah-mudahan hari Senin sudah bisa dikirim," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
-
Siap Kawal Program Prabowo, Fraksi Gerindra Cilegon Diminta Kritis Berbasis Data
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
-
Cari Liburan Anti Bosan di Banten? 4 Rekomendasi Destinasi di Cilegon - Serang, Pas Buat Keluarga
-
Sambangi Cilegon, Menteri Wihaji Beri Arahan ke Tim Penyalur MBG Ibu Hamil dan Menyusui
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun