Hairul Alwan
Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:18 WIB
Wali Kota Cilegon, Robinsar berbincang dengan pedagang bahan pokok di Pasar Blok F Cilegon, Jumat 13 Februari 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Sidak di Pasar Blok F Cilegon pada 13 Februari 2026 menemukan kenaikan signifikan harga cabai rawit hingga seratus persen.
  • Pemerintah Kota Cilegon berencana mengintervensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok melalui operasi pasar.
  • Wali Kota berkoordinasi dengan Bulog untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng menjelang Ramadhan 2026 di wilayahnya.

SuaraBanten.id - Menjelang bulan Ramadhan 2026, harga kebutuhan bahan pokok kerap kali mengalami kenaikan signifikan. Seperti yang terjadi di Pasar Blok F, Kota Cilegon Banten, Jumat 13 Februari 2026.

Berdasrkan hasil inspeksi mendadak atau sidak Wali Kota Cilegon Robinsar, Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, dan Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan jajarannya ditemukan kenaikan harga cabai rawit di Pasar Blok F yang naik hingga 100 persen dari harga normal Rp45.000 kini naik hingga Rp90.000.

Selain melonjaknya harga cabai rawit, dalam sidak yang juga dihadiri Tim Satgas Pangan Polres Cilegon itu juga didapati kelangkaan minyak goreng menjalang Ramadhan 1447/2026.

Robinsar mengatakan, pihaknya melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blok F menjalang datangnya bulan puasa Ramadhan 2026.

"Hari ini kita sidak dengan Pak Dandim, Pak Kadis dan Satgas Pangan Polres Cilegon. Hari ini kita survei langsung bahan pokok apa yang harganya tinggi," katanya kepada awak media, Jumat 13 Februari 2026.

Robinsar pun kemudian mengungkap beberapa temuan bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di Pasar Kelapa.

"Tadi kita ketemui harga cabai rawit merah naik menjadi Rp90 ribu naik di atas HEP. Ayam sudah mulai naik, untuk daging sapi masih standar," paparnya.

Politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan langkah Pemkot Cilegon untuk penanganan kelangkaan bahan pokok dan lonjakan harga yang terjadi.

"Ke depan bebarapa bahan pokok mengalami kelangkaan dan harga yang tinggi, Disperindag akan melakukan oprasi pasar, agar bisa intervensi terhadap tingginya harga," ujarnya.

Baca Juga: Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya

Orang nomor satu di Kota Cilegon ini juga mengaku akan berkoordinasi dengan Bulog terkait kelangkaan minyak goreng di pasar tersebut.

"Kami dengan Pak Dandim dan Disperindak akan koordinasi dengan Bulog akan mendata pedagang yang punya NIB agar bisa disuplay (minyak) langsung. adi kita mendata harga yang tidak stabil InsyaAllah akan kami intervesi, agar stoknya aman," pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon, Imam Buchori mengatakan, menjelang puasa Ramadhan sejumlah bahakn pokok seringkali mengalami kenaikan. Karenanya setelah mengetahui beberapa komoditas mengalami kenaikan pesat

"Cabai rawit itu hampir 100 persen kenakannya, ini yang menjadi PR kita setelah tau data, kita tahu kenaikannya menjelang Ramadhan kita akan formulasikan dengan Pak wali," ungkapnya.

Load More