Hairul Alwan
Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:45 WIB
Diskusi 'mencari solusi komprehensif banjir Cilegon' yang digelar Jurnalis Parlemen Cilegon (JPC), Jumat 30 Januari 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Diskusi JPC awal 2026 bahas tiga penyebab utama banjir Cilegon: sedimentasi rel KA, lemahnya pengawasan tambang, dan tata kawasan industri.
  • Normalisasi saluran bawah rel kereta api oleh PT KAI menjadi prioritas jangka pendek, diikuti rencana induk penanganan banjir komprehensif.
  • Penyelesaian jangka panjang memerlukan penataan kembali bekas tambang serta pelibatan industri besar dalam pembangunan tandon air terpadu.

"Kalau penanganan komprehensif industri juga harus meninjau kembali penataan industri itu, jangan-jangan penataan dari industri bermasalah," imbuhnya.

Ia mendesak agar para raksasa industri seperti Krakatau Steel dan Pancapuri, serta asosiasi pengusaha (Apindo), dilibatkan secara aktif dalam penyusunan grand design penanggulangan banjir.

Load More