- Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengklaim akan menutup tambang ilegal setelah mendapat dukungan penuh Pemprov Banten pada Rabu, 14 Januari 2026.
- Tambang ilegal dipastikan ditutup karena merusak lingkungan dan tidak memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah.
- Pemkot Cilegon juga merealisasikan program penanaman sejuta pohon untuk memperbaiki kualitas udara dan mencegah bencana alam.
SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Robinsar mengklaim bakal menutup tambang ilegal yang ada di Kota Cilegon. Kepastian akan penutupan tambang ilegal tersebut diklaim orang nomor satu di Cilegon itu usai pertemuannya dengan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah.
Robinsar mengklaim mendapat dukungan penuh dari Pemprov Banten khususnya Wagub Banten untuk menutup tambang ilegal yang masih beroperasi di Kota yang ia pimpin.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cilegon usai bertemu Wagub Banten yang salah satu agendanya membahas persoalan tambang di kota yang berada di ujung barat Pulau Jawa itu.
Kata Robinsar, Pemprov Banten melalui tim bidang mineral telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas pertambangan, khususnya yang diduga tidak memiliki izin resmi.
"Alhamdulillah, tim dari provinsi sudah turun langsung untuk mengecek tambang-tambang yang diduga ilegal. Untuk yang tidak berizin, jelas harus ditertibkan," kata Robinsar, Rabu 14 Januari 2026.
Kata dia, aktivitas pertambangan tanpa izin merupakan kegiatan ilegal yang tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Menurutnya, keberadaan tambang ilegal justru menimbulkan kerugian bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
"Kalau tidak punya izin, berarti itu ilegal. Tidak ada kontribusi pendapatan, malah merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Jadi tidak ada alasan untuk dipertahankan," ungkapnya.
Robinsar menegaskan siap menutup tambang ilegal di Kota Cilegon, meski kewenangan pertambangan berada di tingkat provinsi. Ia optimistis Pemprov Banten akan bertindak tegas terhadap seluruh tambang yang tidak legal.
"Untuk tambang yang tidak legal, tentu siap ditutup. Itu memang kewenangan Pemprov, dan saya yakin Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh langkah penertiban ini," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
Tanam Pohon
Pemkot Cilegon juga menanam sejuta pohon untuk meminimalisir resiko bencana dan memperbaiki lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Kata Robinsar, penanaman sejuta pohon bukan hanya sekedar seremonial, namun langkah nyata yang direncanakan Pemkot Cilegon.
"Hari ini kami lakukan gerakan penanaman satu juta pohon. Insyaallah ini jadi langkah nyata yang akan kami jalankan dimana sebetulnya rencana mau kita jalankan pertengahan tahun, kita sudah wacanakan planningnya, tapi kodarullah Allah mungkin memberikan peringatan lebih cepat sehingga program ini dapat kita realisasikan lebih cepat," ujarnya.
Menurutnya, penanaman pohon merupakan ikhtiar dalam memperbaiki kondisi alam dan menjaga keseimbangan lingkungan. Kata dia, upaya reboisasi tidak hanya berorientasi pada pencegahan banjir, tetapi juga berkaitan erat dengan peningkatan kualitas udara.
"Reboisasi ini sangat berkaitan dengan kualitas udara mengingat Cilegon itu kota industri, tentu kita juga harus memikirkan dampak polusi yang ada, karena itu reboisasi ini bukan hanya untuk pencegahan banjir saja namun juga untuk memperbaiki kualitas udara di Cilegon," jelasnya.
Berita Terkait
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya
-
Tim Forensik Ungkap Penyebab Kematian Anak Politikus PKS: Ada Dua Luka Tusuk Fatal
-
Kalah Judi Kripto hingga Terlilit Utang Ratusan Juta, Alasan HA Tega Bunuh Anak Politikus PKS
-
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Bocah 9 Tahun di Cilegon: Berawal dari Bel Rumah yang Tak Terjawab
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur