- Pemudik asal Cilegon mengalami kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Km 560+900 pada Selasa, 17 Maret 2026.
- Kecelakaan melibatkan Toyota Innova dengan delapan penumpang, dikemudikan oleh Abudzar Albatawi (30).
- Satu penumpang bernama Fathin Khoiriyyah (26) meninggal dunia setelah dirawat di RS Widodo.
SuaraBanten.id - Pemudik asal Cilegon mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Solo - Ngawi Km 560+900 A dari Ngawi, tepatnya masuk Ds. Sidolaju Kec Widodaren Kabupaten Ngawi, Selasa 17 Maret 2026 sekira pukul 06.00 WIB.
Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi itu melibatkan Toyota Kijang Innova Nomor Kendaraan: A-1896-UM yang di dalamnya terdapat 8 orang dan satu diantaranya meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS Widodo.
Salah satu kerabat korban, Nasution membenarkan kecelakaan tersebut. Ia menyebut 8 orang kerabatnya itu menempuh perjalanan Cilegon-Magelang untuk mudik lebaran.
"Iya benar kecelakaan, satu orang meninggal dunia," katanya kepada awak media saat dikonfirmasi melalui telpon, Selasa 17 Maret 2026.
Menurut informasi yang diperoleh Suara.com mobil tersebut dikendarai Abudzar Albatawi (30) warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Berikut daftar korban yang terlibat kecelakaan di Tol Solo-Ngawi:
1. Abudzar Albatawi (30) warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Sopir mengalami luka pendarahan di hidung, pusing, nyeri dada namun dalam keadaan sadar.
2. Nurprapto Basuki (60), mengalami luka robek pipi kiri, lecet kaki kiri, luka patah tulang terbuka kaki kiri, robek kaki kiri, korban dalam keadaan sadar.
3. Titik Isti Komaria (55), warga warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami luka nyeri kaki kiri, dalam keadaan sadar.
4. Munfiyatun (50), warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami robek di hidung kanan, dalam keadaan sadar.
Baca Juga: Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung
5. Atiyah Amani Syahidah (13), warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami Luka yang menyakitkan di kaki kanan, dalam keadaan sadar.
6. Shehzada Zufar Syadi (8), warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami cedera yang dialami nyeri dada, pusing, dalam keadaan sadar.
7. Zeda Zeeshan Zavian (7), warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami luka robek kepala belakang, kondisi terkini dalam keadaan sadar.
8. Fathin Khoiriyyah (26), warga Linkungan Barokah, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami luka hematum dahi kanan, robek dahi kanan, meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS WIDODO.
Berita Terkait
-
Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung
-
Ogah Macet-Macetan, Pemudik Motor Pilih Lawan Terik Matahari di Ciwandan
-
Pungli Tiket di Ciwandan Terbongkar! GM ASDP Nonaktifkan Petugas dan Tegur Vendor
-
Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
-
Ribuan Warga di 18 Kelurahan Cilegon Dapat Sembako, 250 Orang Ikut Mudik Gratis
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan