- Bandara Soetta mencatat 169.843 penumpang pada H-4 Lebaran 2026, menunjukkan peningkatan signifikan dari hari sebelumnya.
- Mayoritas pergerakan penumpang didominasi oleh rute domestik dengan total 128.452 orang melintas.
- Puncak arus mudik diprediksi terjadi Rabu (18/3) dengan estimasi 187.202 penumpang dan 1.193 penerbangan.
SuaraBanten.id - Puncak arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur udara mulai terlihat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah pergerakan penumpang pesawat.
Pada H-4 perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, bandara terbesar di Indonesia ini mencatatkan angka yang impresif.
Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengungkapkan, bahwa berdasarkan data laporan harian, terdapat sebanyak 169.843 penumpang yang melintas di Bandara Soetta pada periode angkutan Lebaran 2026.
Dari total pergerakan penumpang tersebut, data menunjukkan dominasi yang jelas dari sektor penerbangan domestik.
"Dari total pergerakan tersebut, didominasi oleh pergerakan penumpang domestik dengan total 128.452 orang sedangkan, internasional sebanyak 41.391 orang," kata Yudistiawan.
Yudistiawan mengatakan angka pergerakan penumpang pada masa angkutan Lebaran di Bandara Soetta itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni Senin (16/3).
"Kemarin (Senin, 16/3) datanya itu sekitar 167.602 penumpang, dan hari ini ada kenaikan sedikit dengan total 169.843 penumpang," ujar dia.
Ia mengatakan angka tersebut masih akan meningkat terutama pada puncak arus mudik Lebaran 2026, yang diprediksi akan terjadi Rabu (18/3).
Baca Juga: Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung
"Besok adalah puncaknya yang kami prediksi sekitar 187.202 penumpang dan 1.193 penerbangan baik itu domestik dan internasional, keberangkatan atau kedatangan," ujar dia.
Ia mengatakan sebagai mengantisipasi terjadi antrean panjang, pihaknya juga mengimbau, agar para calon penumpang datang lebih awal dari jam keberangkatan.
"Mengantisipasi keterlambatan atau antrean panjang, kita juga imbau calon penumpang untuk memastikan kembali jadwal keberangkatan dan terminal yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan terminal. Penumpang juga disarankan untuk datang lebih awal setidaknya 3 jam guna mengantisipasi kepadatan di bandara," katanya.
Berita Terkait
-
Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung
-
Cuma Bawa Perasaan! Kisah Ferry Mudik ke Lampung Demi Temui Pacar Online untuk Pertama Kali
-
Terjebak Macet ke Merak? Tenang, Ada Dispensasi 12 Jam untuk Tiket Kapal Feri
-
Ogah Macet-Macetan, Pemudik Motor Pilih Lawan Terik Matahari di Ciwandan
-
Pungli Tiket di Ciwandan Terbongkar! GM ASDP Nonaktifkan Petugas dan Tegur Vendor
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi