Andi Ahmad S
Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:27 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Sekda Banten menegaskan bahwa masalah penolakan warga terhadap kiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPSA Cilowong sepenuhnya merupakan wewenang Pemerintah Kota Serang karena hingga kini belum ada laporan resmi masuk.

  • Polemik pengiriman sampah ini dipicu oleh keluhan warga terkait bau menyengat serta air lindi yang berceceran di jalanan, sehingga hasil uji coba perlu didiskusikan kembali antara pemerintah dan masyarakat.

  • Pemerintah Provinsi Banten baru mengetahui adanya penolakan warga melalui pemberitaan media massa dan berharap agar uji coba yang dilakukan Pemerintah Kota Serang segera memberikan solusi terbaik bagi seluruh pihak terkait.

SuaraBanten.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi angkat bicara terkait persoalan penolakan warga atas kiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong. Menurutnya hal itu merupakan kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Bahkan, Deden mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sampai saat ini belum menerima laporan secara resmi terkait persoalan tersebut sehingga belum melakukan upaya apapun.

"Soal sampah Tangsel ke Cilowong, itu kewenangan Kota Serang. Tapi sejauh ini kita belum mendapatkan laporan resmi apakah ada penolakan atau ada penundaan," kata Deden, Jumat (9/1/2026).

Diungkapkan Deden, pihaknya justru mengetahui adanya polemik yang terjadi dari pengiriman sampah Kota Tangsel ke TPAS Cilowong dari pemberitaan di media.

"Saya hanya melihat dari media. Sekali lagi, belum ada laporan secara resmi," ujarnya.

Diakui Deden, dari informasi tersebut yang diterimanya, salah satu keluhan utama penolakan sampah Kota Tangsel oleh warga disebabkan bau menyengat dari air lindi yang berceceran di sepanjang jalan yang dilintasi oleh truk pengangkut sampah.

Oleh sebab itu, kata Deden, hasil ujicoba pengiriman sampah yang sempat dilakukan sudah sepatutnya menjadi bahan diskusi antara warga setengah dengan Pemkot Serang.

"Masyarakat itu minta agar pengiriman (sampah) berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang air lindinya berceceran, baunya menyebar ke mana-mana," ungkapnya.

"Sepengetahuan saya, Kota Serang kemarin baru melakukan ujicoba. Mungkin hasil ujicoba itu didiskusikan dengan masyarakat. Tapi sejauh ini saya belum tahu apakah tadi ada penolakan atau tidak," sambung Deden.

Baca Juga: 4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini

Untuk itu, ia berharap proses ujicoba pengiriman sampah dari Kota Tangsel ke TPAS Cilowong yang sempat dilakukan oleh Pemkot Serang mampu memberikan solusi atas polemik yang terjadi di warga setempat.

"Mudah-mudahan itu niat baik Pemkot Serang, artinya melakukan ujicoba, meminta pendapat masyarakat dan lain sebagainya," tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Load More