- Agung Sedayu Group (ASG) melalui PIK2 menyalurkan Rp21,4 miliar kepada 214 Koperasi Merah Putih di Tangerang.
- Bantuan permodalan tahap kedua ini bertujuan memperkuat kapasitas koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal masyarakat.
- Total bantuan mencapai Rp27,4 miliar; program ini mendukung ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
SuaraBanten.id - Agung Sedayu Group (ASG) melalui PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK2) kembali menegaskan komitmen penguatan ekonomi masyarakat dengan menyalurkan bantuan permodalan tahap kedua kepada 214 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang.
Setiap koperasi menerima Rp100 juta, sehingga total bantuan mencapai Rp21,4 miliar. ASG–PIK2 menyebut program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas koperasi sebagai motor ekonomi lokal.
"Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses usaha dan meningkatkan daya saing UMKM," demikian isi pernyataan dalam rilis resmi, Sabtu (6/12/2025).
Selain membantu UMKM tumbuh, program ini juga diarahkan untuk mempercepat roda ekonomi hingga tingkat desa dan kelurahan. “Kami percaya bahwa ketika koperasi tumbuh kuat, maka ekonomi desa ikut berkembang,” tulis ASG–PIK2 dalam rilis.
Dengan penyaluran tahap kedua ini, total bantuan yang digelontorkan ASG–PIK2 mencapai Rp27,4 miliar untuk 274 koperasi, termasuk Rp6 miliar tahap pertama yang disalurkan pada 16 Oktober 2025.
Program ini merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
ASG–PIK2 menegaskan komitmen untuk mendorong koperasi menjadi institusi modern. “ASG–PIK2 berupaya memastikan agar koperasi dapat mengoptimalkan fungsi layanan bagi anggotanya serta berkembang menjadi institusi ekonomi yang modern, transparan, dan berkelanjutan,” demikian pernyataannya.
Perusahaan juga mengajak kolaborasi lintas pihak agar manfaat ekonomi dapat menjangkau lebih luas. “Melalui program ini ASG–PIK2 berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga pembangunan ekonomi Kabupaten Tangerang dapat berjalan lebih merata,” tulis rilis tersebut.
Baca Juga: BPOM Tangerang Sita Ratusan Kosmetik Ilegal Berbahaya, Cek Daftar Mereknya di Sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Simak Jadwal KRL Rangkasbitung - Tanah Abang Terbaru
-
Piring Nasi Terancam! Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terancam Puso, Petani Hanya Bisa Pasrah
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 23: Bedah Peta Kekayaan Harta Karun Tambang Indonesia
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 112: Bedah Tuntas Singkatan dan Akronim
-
Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan di Serang Divonis 7 Bulan Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa