- Pemkot Cilegon menetapkan KLB Campak pada 24 Oktober 2025 setelah 31 kasus tersebar di delapan kecamatan sejak September 2025.
- Penanganan KLB melibatkan imunisasi ORI yang dimulai 16 Oktober 2025, didukung kolaborasi efektif seluruh unsur hexahelix di wilayah prioritas.
- Cakupan imunisasi ORI di empat kecamatan prioritas telah melampaui target nasional, mencapai 100,88 persen hingga tanggal 17 November 2025.
SuaraBanten.id - Pemkot Cilegon berhasil mengendalikan Kejadian Luar Biasa atau KLB campak yang terjadi sejak pertengahan September 2025 lalu.
Berbagai langkah cepat dan terukur dilakukan lintas sektor, sehingga penyebaran kasus dapat dihentikan dan cakupan imunisasi Outbreak Response Immunization atau cakupan ORI kini bahkan telah melampaui target nasional.
Hingga akhir Oktober 2025 terdapat 31 kasus positif campak tersebar di delapan kecamatan se-Kota Cilegon di antaranya, Cibeber (7 kasus), Jombang (4), Citangkil (6), Pulomerak (3), Ciwandan (3), Cilegon (3), Grogol (2), dan Purwakarta (2).
Sebanyak 84 persen kasus terjadi sepanjang September–Oktober, dengan klaster terbesar berada di sebuah SD di Kecamatan Cibeber.
Kasus pertama ditemukan 10 September 2025 dan berlanjut hingga awal Oktober, sebelum kemudian menjalar ke kecamatan sekitar.
Melihat percepatan penularan, Wali Kota Cilegon menetapkan status KLB Campak melalui SK Wali Kota Nomor 400.7.23/Kep.243-Dinkes/2025 tanggal 24 Oktober 2025.
Empat kecamatan ditetapkan sebagai wilayah prioritas: Cibeber, Jombang, Citangkil, dan Pulomerak.
Sweeping dan Kolaborasi Hexahelix
Dinas Kesehatan Kota Cilegon langsung menggelar imunisasi ORI pada 16 Oktober 2025 dengan sasaran anak usia 1–9 tahun sebanyak 27.140 orang. Setelah penetapan KLB, dukungan logistik vaksin dari pemerintah pusat memperkuat pelaksanaan imunisasi di lapangan.
Baca Juga: Truk Tambang Penyebab Macet Parah di Banten Akan Dihadang Aparat!
Pemkot Cilegon kemudian menggelar Rapat Koordinasi ORI Tingkat Kota, dipimpin Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo pada 29 Oktober 2025, dihadiri camat, lurah, tenaga kesehatan, dan unsur pengamanan. Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama penanggulangan PD3I.
"Seluruh unsur hexahelix harus saling bersinergi dan penanganan tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sudah berstatus KLB saja, tetapi juga menjaga daerah lain agar tetap waspada," Ujarnya.
Fajar juga menekankan perlunya edukasi kepada masyarakat meningkatkan kesadaran imunisasi kepada anak-anaknya ejak usia dini.
"Sering kali yang takut bukan anaknya, tapi orang tuanya. Karenanya pendekatan harus lebih edukatif dan persuasif agar imunisasi berjalan optimal," ungkapnya.
Sementara Plt. ASDA I Bambang Hario Bintan menegaskan, keberhasilan dalam mengendalikan KLB campak ini merupakan kerja bersama antar elemen.
"Perlindungan anak adalah prioritas. Dengan sinergi lintas sektor, kita berhasil menghentikan rantai penularan campak," ujarnya pada rapat evaluasi 11 November 2025 lalu.
Berita Terkait
-
Truk Tambang Penyebab Macet Parah di Banten Akan Dihadang Aparat!
-
Ditunjuk Langsung oleh Zulhas, Dede Rohana Target 9 Kursi PAN di DPRD Cilegon
-
Kasus Minta Jatah Proyek Rp5 Triliun, 5 Pengusaha Kota Cilegon Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara
-
4 Kecamatan di Cilegon KLB Campak: Ini yang Harus Anda Ketahui!
-
5 Poin Penting Kasus Dugaan Asusila Brigadir HA Polres Cilegon dengan Mahasiswi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari
-
BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah