SuaraBanten.id - Panggung perebutan kursi Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Serang kini memasuki babak paling krusial. Meskipun panitia seleksi (pansel) telah menyelesaikan tugasnya dan mengumumkan tiga nama dengan nilai tertinggi, pertarungan sesungguhnya baru saja dimulai.
Bola panas kini berada sepenuhnya di tangan Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah atau Ratu Zakiyah, yang memiliki hak prerogatif untuk memilihSekda Kabupaten Serang sebagai sang panglima birokrasi.
Peringkat yang dihasilkan dari serangkaian tes dan wawancara yang ketat ternyata bukanlah jaminan mutlak. Posisi nomor satu bisa saja tersingkir oleh kandidat di peringkat bawahnya, tergantung pada pertimbangan sang bupati.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang telah merilis tiga nama yang lolos ke tahap akhir.
Mereka adalah Staf Ahli Bupati Serang Zaldi Dhuhana, Staf Ahli Bupati Serang Rahmat Setiadi, dan Kepala MAN 1 Kota Serang Momon Andriwinata.
“Ke satu itu Pak Zaldi Dhuhana, kedua Pak Rahmat Setiadi, dan ketiga Pak Momon Andriwinata,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Surtaman, dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin 4 Agustus 2025.
Menurut Surtaman, ketiga nama ini unggul berdasarkan akumulasi nilai dari hasil asesmen kompetensi (25 persen) serta penilaian makalah dan wawancara oleh pansel (75 persen).
“Pansel menilai wawancara dan makalah mereka bagus. Karena itu, ketiganya mendapat skor tinggi dan masuk tiga besar,” sampainya.
Secara prosedural, nama-nama tersebut sudah diserahkan kepada Bupati Ratu Rachmatuzakiyah, dan surat permohonan persetujuan akan segera dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara.
Baca Juga: Pesta Miras Berujung Maut, Dua Pelajar SMP Pukuli Korban Hingga Ditemukan Tewas di Sungai
Namun, di sinilah letak ketegangannya. Surtaman secara gamblang menegaskan bahwa peringkat yang ada tidak mengikat keputusan akhir bupati.
Kewenangan penuh untuk menunjuk Sekda definitif ada di tangan Ratu Bupati Serang Rachmatuzakiyah.
“Tidak ada keharusan memilih nomor satu. Bupati bisa memilih dari tiga besar sesuai pertimbangan beliau,” tukasnya.
Pernyataan ini membuka berbagai kemungkinan. Bupati bisa saja memiliki pertimbangan lain di luar penilaian akademis pansel, seperti rekam jejak, kecocokan visi-misi, atau faktor politis lainnya dalam memilih pejabat tertinggi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Serang.
Ini berarti, meskipun Zaldi Dhuhana menduduki peringkat teratas, nasibnya belum tentu aman. Rahmat Setiadi di posisi kedua atau bahkan Momon Andriwinata di posisi ketiga memiliki peluang yang sama besarnya untuk dipilih.
Publik kini menantikan dengan cemas siapa yang akan dipilih oleh Bupati Ratu Rachmatuzakiyah untuk mendampinginya menjalankan roda pemerintahan.
Berita Terkait
-
Pesta Miras Berujung Maut, Dua Pelajar SMP Pukuli Korban Hingga Ditemukan Tewas di Sungai
-
Turnamen Sepak Bola HUT ke-80 RI di Cipocok Jaya Serang Berakhir Ricuh
-
Sakit Hati, Santri di Serang Tewas Usai Tenggak 16 Butir Antimo
-
Pelarian 2 WNA Iran Pencuri Uang E-Toll di Serang Berakhir di Meja Imigrasi
-
Sidang Mutilasi di PN Serang Ricuh, Keluarga Kejar dan Lempari Terdakwa Usai Dituntut Hukuman Mati
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029