SuaraBanten.id - Pelarian panjang Suk (53), seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama alias Kemenag Banten, akhirnya berakhir sudah.
Setelah lebih dari setahun menjadi buronan ASN Kemenag Banten cabuli anak tiri berhasil diringkus oleh tim gabungan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polresta Serang Kota.
Penangkapan yang mengakhiri status buronnya ini berlangsung dramatis. Pelaku tidak menyerah begitu saja dan nekat melakukan perlawanan terhadap petugas dengan menggunakan senjata tajam, menambah catatan kelam dalam kasus yang mencoreng institusi keagamaan tersebut.
Penyergapan dilakukan di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, pada Sabtu 26 Juli 2025 malam.
Kanit PPA Polresta Serang Kota, Ipda Febby Mufti Ali, membenarkan adanya perlawanan dari pelaku saat hendak ditangkap.
“Pelaku sempat kabur dari kejaran petugas sampai akhirnya pelaku bisa dikejar. Pelaku (kemudian) mengeluarkan senjata tajam jenis golok dari pinggangnya,” ujar Febby dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa 29 Juli 2025.
Menurut Febby, penangkapan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras petugas yang tak kenal lelah memburu pelaku yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama lebih dari satu tahun.
Diburu Lewat Medsos, Terungkap dari Foto Vulgar Sebelum penangkapan ini, Polresta Serang Kota telah secara masif menyebarkan informasi mengenai status DPO Suk.
Upaya ini salah satunya dilakukan melalui media sosial, di mana akun Instagram resmi Satreskrim Polresta Serang Kota, @satreskrim_resserangkota, mempublikasikan wajah dan identitas lengkap pelaku untuk mempersempit ruang geraknya.
Baca Juga: Satu Guru SMAN 4 Serang Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Dugaan Pelaku Lain Menguat
Suk dilaporkan ke polisi atas dugaan kejahatan seksual berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/198/XII/2023/Polresta Serang Kota/Polda Banten.
Kasus ini sendiri terungkap dengan cara yang memilukan. Perbuatan bejat Suk mulai terbongkar pada Desember 2023 lalu.
Ibu korban, yang juga istri pelaku, menaruh curiga terhadap gerak-gerik suaminya. Puncaknya, saat Suk sedang tidak berada di rumah untuk menonton turnamen voli, sang istri memberanikan diri untuk memeriksa ponsel suaminya.
Betapa hancur hatinya ketika ia menemukan puluhan foto vulgar anak kandungnya sendiri di dalam galeri ponsel tersebut.
Sambil menangis, ia segera memberitahukan penemuan mengerikan itu kepada kakaknya. Keduanya lantas mendatangi korban untuk menanyakan kebenarannya.
Dengan berlinang air mata, sang anak akhirnya menceritakan semua perlakuan keji yang ia terima dari ayah tirinya.
Berita Terkait
-
Satu Guru SMAN 4 Serang Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Dugaan Pelaku Lain Menguat
-
Kasus Pelecehan di Mapolresta Serang Kota Mandek 5 Bulan, Kasrim Klaim 'Setiap Laporan Ditangani'
-
Polisi Temukan Unsur Pelecehan Seksual di SMAN 4 Serang, Oknum Guru Segera Jadi Tersangka?
-
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pihak SMAN 4 Serang Dipanggil Polisi
-
Modus Buang 'Aura Kotor' Dukun Cabul di Serang Gagahi Korban di Cipocok Jaya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut