SuaraBanten.id - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Serang Kota memastikan ada tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru SMAN 4 Serang. Hal itu didapat usai penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan korban.
Diketahui, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku pelecehan seksual, sejumlah guru hingga mantan Kepala Sekolah SMAN 4 Serang pada Kamis 17 Juli 2025 lalu, kemudian memeriksa ibu korban dan ketua komite sekolah pada Senin 21 Juli 2025 ini.
Kanit PPA Satreskrim Polresta Serang Kota Ipda Febby Mufti Ali mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapatkan kesimpulan atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswinya di SMAN 4 Kota Serang sehingga tinggal menunggu gelar perkara dilakukan untuk menetapkan status terlapor.
"Ada perbuatan mengarah ke pelecehan, tidak sampai menyetubuhi. Dalam waktu dekat kita akan gelar perkara," kata Ipda Febby melalui pesan WhatsApp, Senin 21 Juli 2025.
Disampaikan Ipda Febby, sampai saat ini pihaknya masih menemukan 1 korban dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru SMAN 4 Serang.
Sementara belum ada korban lain yang mengakui menerima perbuatan tak senonoh dari oknum guru tersebut. "Yang diketahui hanya 1 korban," ujarnya.
Ipda Febby mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji psikologi yang dilakukan terhadap korban guna menentukan pasal yang akan diterapkan terhadap pelapor bila nanti ditetapkan sebagai tersangka.
"Kita masih menunggu hasil psikologi dari psikiater, belum kita terima hasilnya. Kita koordinasi dengan P2TP2A untuk segera dipercepat hasil psikologinya," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi di SMAN 4 Serang yang diikuti para pelajar, mahasiswa dan alumni sekolah tersebut berujung ricuh. Lantaran tuntutan massa untuk menghadirkan oknum guru pelaku pelecehan seksual tak dikabulkan.
Baca Juga: Aksi di SMAN 4 Serang Ricuh, Massa Terobos Masuk Sekolah, Ada yang Dipukul Polisi
Massa aksi kemudian mendesak masuk ke SMAN 4 Serang dengan mendorong pagar hingga terjadi aksi saling dorong dan pemukulan oleh aparat kepolisian.
Menurut informasi, usai Plt Kepala SMAN 4 Serang, Nurdiana Salam mendatangi massa aksi, massa yang masih tidak puas mendesak agar terduga pelaku pelecehan seksual menemui mereka.
Lantaran terduga pelaku tak kunjung keluar, massa aksi yang terdiri dari alumni, mahasiswa dan pelajar mencoba menerobos masuk dengan mendobrak pagar yang dijaga oleh Polisi.
Bentrokan antara massa aksi dan polisi pun tak terhindarkan, lemparan botol serta kontak fisik terjadi hingga massa aksi mengalami pemukulan. “Woy gue dipukul woy,” kata salah seorang masa aksi.
Ada massa aksi yang dibawa masuk secara paksa oleh Polisi ke dalam sekolah. Meski sempat berhasil membuka gerbang, massa aksi kembali dipukul mundur oleh Polisi dan gerbang sempat ditutup kembali.
Massa juga melanjutkan aksi mereka dengan membakar ban hingga lalu lintas tersendat. Aksi ini untuk mendesak penuntasan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan salah seorang guru kepada siswi.
Berita Terkait
-
Aksi di SMAN 4 Serang Ricuh, Massa Terobos Masuk Sekolah, Ada yang Dipukul Polisi
-
Pelajar dan Alumni SMAN 4 Serang Desak Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas
-
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pihak SMAN 4 Serang Dipanggil Polisi
-
Korban Pelecehan Seksual SMAN 4 Serang Diduga Diteror Agar Cabut Laporan Polisi
-
DPRD Banten Desak Pecat Pelaku Pelecehan Seksual di SMAN 4 Serang, Oknum Guru Baru Dinonaktifkan
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang, TNI AL Identifikasi Temuan Pelampung dan Botol Plastik di Anyer
-
BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perkuat Layanan Finansial Diaspora
-
Nihil Hasil dari Udara, Helikopter Basarnas Belum Temukan Tanda Rombongan Jurnalis di Anak Krakatau
-
Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau
-
Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar