SuaraBanten.id - Pemerintah Provinsi Banten alias Pemprov Banten tengah menyiapkan Sekolah Rakyat (SR) yang direncanakan bakal beroperasi sejak Agustus 2025.
Diketahui, program sekolah rakyat itu menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan sistem pendidikan berbasis asrama yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh negara.
Sekolah Rakyat Hadir di Banten: Biaya Nol Rupiah, Fasilitas Lengkap Ditanggung Negara
di Serang, Senin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi nasional pemerintah pusat, yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan sejak usia sekolah.
“Tujuannya (Sekolah Rakyat) itu untuk memutus mata rantai kemiskinan sebagaimana cita-cita bapak presiden. Karena kan kita sering lihat tuh anak-anak miskin terpaksa ngamen, ikut kerja orang tua. Nah, Sekolah Rakyat ini hadir supaya anak-anak ini tidak terus diwarisi kemiskinan,” kata Dicky.
Pemprov Banten bertanggung jawab dalam penyediaan guru, lahan, dan bangunan sekolah, sementara seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh Kementerian Sosial. “Total biaya untuk satu siswa per tahun itu sekitar Rp49 juta. Orang tua tidak dibebani biaya apapun,” jelasnya.
Dua sekolah rakyat yang disiapkan berlokasi di BLKI Serpong, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Lebak, dengan kapasitas 150 siswa dan 100 siswa secara berturut-turut.
Siswa dipilih berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem (DTSEN 1 dan 2), dan seluruh kebutuhan mulai dari makan, tempat tinggal, perlengkapan sekolah, hingga laptop disediakan penuh oleh negara.
“Konsepnya boarding school. Jadi siswa tinggal penuh di asrama. Kita siapkan juga guru yang menginap dan mendampingi sebagai Wali Asrama,” kata Dicky.
Baca Juga: Dilaporkan Petani ke Polisi, Kepala Keamanan PT Cibiuk Buka Suara: Kalau Ada Aksi Premanisme...
Sementara, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dindik Provinsi Banten, Rahmat Tamam, menyebut sebanyak 30 guru telah disiapkan, masing-masing 15 orang di setiap sekolah.
“Setelah pelantikan P3K tahap dua Oktober nanti, mereka akan bertugas secara definitif,” ungkapnya.
Dindik juga menyiapkan tenaga pendukung non-guru seperti juru masak, kebersihan, keamanan, dan tata usaha. Sekolah Rakyat akan menggunakan kurikulum nasional dan lulusannya mendapat ijazah resmi yang terdaftar di Dapodik.
“Kalau dulu anak-anak dari keluarga miskin ekstrem nyaris tidak punya pilihan, sekarang mereka punya tempat, punya guru, dan punya masa depan. Kita semua ingin mereka bisa membuktikan bahwa kemiskinan bukan akhir dari segalanya,” ujar Rahmat.
Program Sekolah Rakyat menjadi satu dari tiga trisula pengentasan kemiskinan nasional selain layanan kesehatan gratis dan pendirian Koperasi Desa Merah Putih.
Berita Terkait
-
Dilaporkan Petani ke Polisi, Kepala Keamanan PT Cibiuk Buka Suara: Kalau Ada Aksi Premanisme...
-
Pabrik Peleburan Baja di Tangerang Banten Disegel KLHK
-
Gadis di Bawah Umur di Serang Banten Dicekoki Miras dan Digilir 4 Orang
-
Tabrakan Maut Pandeglang, Pemotor Tewas Usai Terpental 5 Meter
-
Polda Banten Sebut Pelajar Rentan Terpapar Paham Radikal Lewat Media Digital
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
-
Panglima TNI Jelaskan Penetapan Status Siaga 1 untuk Prajurit
-
Mantan Bupati Lebak Tutup Rumah Aspirasi Hasbi Jayabaya, Ada Apa?
-
6 Fakta Panas Sidang Perdana Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang: Kursi Pejabat Kosong Melompong
-
Ojek Pangkalan vs Penguasa: Gugatan Al Amin Terhadap Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang Dimulai