SuaraBanten.id - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pandeglang-Serang tepatnya di Kampung Kadupandak, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat 18 Juli 2025.
Korban kecelakaan maut di Pandeglang itu belum diketahui identitasnya. Namun, ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi A 5795 JX tewas di lokasi kejadian usai bertabrakan dengan mobil truk bernomor polisi F 8218 GC.
Menurut kesaksian tukang parkir di lokasi kejadian, truk yang melaju dari arah Pandeglang menuju Serang awalnya berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Pada saat truk tersebut akan kembali ke jalurnya tiba-tiba muncul sepeda motor yang diduga melaju kencang menabrak bagian bekalang ban truk tersebut.
“Jadi mobil itu nyalip mobil di depannya, dan pada saat mobil itu mau ke jalurnya di sebelah kiri. Kemungkinan motor lagi ngebut terus menghantam ban mobil bagian belakang,” kata Opik, Jumat (18/7/2025).
Opik menuturkan, akibat kejadian itu pengendara sepeda motor sempat terpental hingga 5 meter jauhnya sebelum jatuh ke jalan.
Warga sekitar yang berada di lokasi awalnya tidak langsung menolong korban karena menunggu petugas polisi datang.
Namun setelah beberapa lama dibiarkan, akhirnya warga sekitar membawa korban ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain motor korban yang mengalami rusak parah di bagian depan, pengendara sepeda motor juga mengalami luka berat pada bagian kaki kanan bahkan sempat mengalami muntah darah pada saat akan dibawa ke rumah sakit.
“Pengendara motor itu sempat terbang dulu sebelum jatuh ke aspal, perkiraan (terbangnya) sekitar 5 meter. Pas saya dekati melihat lutut (korban) saya ngeri jadi saya mundur lagi. Saya takut malah saya yang pingsan, korban dibawa sama warga ke RSUD Berkah Pandeglang katanya,” terangnya.
Sementara itu, pengemudi truk, Sarnadi (27) mengaku, jika pada saat itu dirinya sedang mendahului mobil yang ada di depannya. Ia tidak mengetahui secara pasti kejadian itu. Namun, ia hanya mengingat bahwa motor tersebut menabrak bagian belakang mobil.
“Kayanya (korban) nabrak ekor mobil. Saya arah dari Pandeglang mau ke Serang habis nganter hebel mau pulang ke Palima Serang. Korban udah dibawa ke rumah sakit,” singkatnya sebelum dibawa anggota Satlantas Polres Pandeglang.
Berita Terkait
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
PERBANAS Ajak Industri Perbankan Perkuat Literasi Keuangan, Lawan Scam, dan Judi Online
-
60 Seconds to Tokyo Resmi Hadir di Banten, Aston Hadirkan Sensasi Kuliner Jepang Autentik