SuaraBanten.id - Puluhan alumni dan wali murid Pondok Pesantren atau Ponpes Al Dzikri yang berada di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten menggeruduk Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kota Serang, Kamis 19 Juni 2025 kemarin.
Puluhan alumni Ponpes Al Dzikri dan para wali murid itu mendatangi Kemenag Kota Serang untuk mengadukan soal penahanan ijazah sejumlah alumni yang bertahun-tahun lulus.
Mereka meminta pihak Ponpes Al Dzikri segera mengembalikan Ijazah mereka lantaran berdampak pada kesulitan melanjutkan pendidikan dan melamar pekerjaan.
Salah satu wali murid, Munayah mengatakan, anaknya dipersulit untuk pindah ke sekolah lain, meski seluruh administrasi sudah diselesaikan dan bukti pembayaran sudah lengkap.
"Administrasi sudah lunas, tapi anak saya tetap dipersulit," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Jumat 20 Juni 2025.
Munayah juga mengungkap pihak Ponpes Al Dzikri sempat menjanjikan ijazah milik buah hatinya akan diberikan pekan lalu, namun hingga kini belum juga terrealisasi.
"Janjinya mau diberikan ijazah seminggu lalu, tapi sampai sekarang belum. Bahkan di sana sudah lama tidak ada kegiatan belajar-mengajar," ungkapnya menyebut pihak sekolah tak menepati janjinya.
Tak hanya tertahan saat hendak pindah sekolah, Munayah juga menyesali pihak Ponpes Al Dzikri yang diduga menahan rapor selama lima tahun terakhir.
"Ijazah dan rapor anak saya tidak pernah diberikan. Padahal itu hak kami agar bisa melihat perkembangan anak," ujarnya menceritakan apa yang dialami anaknya.
Baca Juga: Sungai Ciujung Tercemar Limbah Industri, Air Menghitam, Pengusaha Tambak Terdampak
Sementara, salah satu alumni Ponpes Al Dzikri, Sopi juga mengungkapkan pengalamannya. Ia bercerita, dirinya belum menerima ijazah meski dirinya telah lulu Madrasah Aliyah sejak tiga tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2022.
"Saya sudah dua tahun mengabdi di pesantren, tapi ijazah saya tetap ditahan. Bahkan sidik jari saya pun belum diambil," kata Sopi menceritakan hal yang dialaminya.
Menanggapi keluhan sejumlah alumni Ponpes Al Dzikri itu, Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Serang, Denny Rusli berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.
Denny bahkan memastikan dugaan penahanan ijazah itu merupakan miskomunikasi dan mengaku segera akan menyelesaikannya.
"Ini hanya miskomunikasi. Kami pastikan bahwa setiap alumni yang sudah melunasi kewajibannya harus segera menerima ijazah. Itu sudah perintah Kemenag," tegasnya.
Diketahui, Pondok Pesantren AlDzikri terletak di Kampung Soyog, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Berstatus pesantren salafiyah, lembaga ini menghimpun sekitar 125 santri dan sembilan pengajar yang mengajarkan ilmu agama klasik seperti nahwu, shorof, dan kitab kuning selama enam tahun masa ta’aruf dan pendalaman kurikulum.
Berita Terkait
-
Sungai Ciujung Tercemar Limbah Industri, Air Menghitam, Pengusaha Tambak Terdampak
-
Hamili Anak di Bawah Umur di Cikande Serang, Pria Kabur Hingga ke Malaysia
-
Tarbuai Rayuan Pria di Aplikasi Kencan, Motor Perempuan Asal Pamarayan Raib
-
Modus Buang 'Aura Kotor' Dukun Cabul di Serang Gagahi Korban di Cipocok Jaya
-
Kasus Pemerkosaan Siswi SMK di Serang Banten Mandek 3 Tahun, Polisi Angkat Suara
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Kalcer 2026: Keren Gak Harus Mahal, Budget di Bawah 500 Ribu
-
Sakit Hati Ortu Dihina Jadi Motif Pria di Pandeglang Habisi Nyawa Sang Pacar
-
Perempuan di Pandeglang Tewas Dicekik Pacar Sendiri
-
6 Fakta Penggagalan Penculikan Balita Tulungagung di Pelabuhan Merak: Pelaku Ternyata Orang Dekat
-
Pelantikan Pengurus PAN se-Banten Digelar Besok di Tangerang, Zulhas hingga Eko Patrio Ikut Hadir