SuaraBanten.id - Wali Kota Tangerang, Sachrudin mendapat semangat baru usai kunjungan kerjanya ke Ibu Kota Nusantara atau IKN, Kalimantan Timur.
Kunjungan ke IKN bukan hanya sekedar perjalanan dinas bagi Sachrudin, kunjungan ini menjadi momen penting yang menginspirasi dirinya untuk menyiapkan transformasi besar di Kota Tangerang yang ia pimpin.
Berkesempatan langsung melihat IKN, Wali Kota Tangerang langsung mendapat inspirasi merancang Kota Akhlakul Karimah ke depan.
Politisi Partai Goongan Karya ini mengaku tak membayangkan progres pembangunan IKN yang hanya baru berlangsung dua tahun ini sudah berkembang pesat
"Jujur, ini jauh dari bayangan kita selama ini. Dalam waktu dua tahun, ternyata progres pembangunannya sudah sejauh ini," kata Sachrudin, usai meninjau kawasan Istana Negara dan diterima oleh Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, di Kantor Otorita IKN, Jumat (25/04/2025).
Menurut Sachrudin, konsep ekosistem kota yang dibangun di IKN layak dijadikan contoh untuk pembangunan Kota Tangerang ke depan.
"Saya kira inilah yang perlu kita kembangkan dan implementasikan di Kota Tangerang," papar pria yang pernah menjabat Wakil Wali Kota Tangerang dua periode itu.
Selain memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan, kawasan ini juga dirancang dengan prinsip keberlanjutan kuat. Sachrudin pun menyoroti IKN yang dianggapnya merupakan ekosistem yang sehat, ramah lingkungan serta nyaman dan enak dipandang.
"Sebuah kota dengan ekosistem yang sehat dan ramah lingkungan, ruang terbuka hijau yang memadai, penataan lalu lintas yang tertib, serta kabel dan utilitas yang tertata rapi. Semua ini membuat kota terasa nyaman dan enak dipandang," ungkapnya memuji perkembangan Ibu Kota Nusantara.
Baca Juga: Pemprov Banten Guyur Rp5 Miliar untuk Penanganan Banjir di Kota Tangerang
Lebih lanjut, Sachrudin menekankan lingkungan kota yang sehat bukan hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga berdampak pada kinerja pelayanan pemerintahan.
"Apa yang disampaikan Pak Sekretaris Otorita sangat benar. Para ASN yang sudah mulai bekerja dan berkantor di IKN merasa betah karena suasana yang sehat dan mendukung," ungkap mantan CPNS Rumah Sakit Sitanala itu.
Usai berkunjung ke IKN, Sachrudin mengaku tertarik menerapkan pembangunan yang dilakukan di IKN untuk meningkatkan kinerja ASN di Kota Tangerang.
"Ini bisa menjadi inspirasi bagi kita agar menciptakan ekosistem kerja yang baik di Kota Tangerang. Dengan begitu, kinerja ASN meningkat, pelayanan publik pun semakin optimal,” tutup wali kota.
Dari IKN, Sachrudin membawa lebih dari sekadar laporan perjalanan. Ia membawa mimpi baru — sebuah visi untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota masa depan yang sesungguhnya.
Profil Wali Kota Tangerang Sachrudin
Berita Terkait
-
Pemprov Banten Guyur Rp5 Miliar untuk Penanganan Banjir di Kota Tangerang
-
Tradisi 'Keramas Bareng' di Sungai Cisadane Jelang Ramadhan di Tangerang
-
Sachrudin-Maryono Ibarat 'Pilot dan Copilot', Ini Pesan Mantan Wali Kota Tangerang
-
Sachrudin-Maryono Resmi Menjabat Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang
-
Tinjau Penanganan Banjir di Tangerang, Al Muktabar Dorong Pembuatan Turap Permanen
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Tempuh 50 Km Pakai Motor, Nana Rela Libur Narik Bus Demi Temani Putri Tercinta Ujian
-
Nestapa Pasutri di Cilegon, 3 Hari Tidur di Emperan Toko Usai Diusir dari Kontrakan
-
Fakta di Balik Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lebak: Pelaku dan Korban Alami Keterbatasan Mental
-
Siapa Syekh Yusuf? Kenalan dengan Pahlawan Lintas Benua Asal Banten