Andi Ahmad S
Selasa, 16 Juni 2026 | 20:55 WIB
Ilustrasi Mutasi Kilat Pemkot Cilegon Diterpa Isu Nepotisme: Istri Pejabat Diduga Jadi Prioritas Promosi [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemkot Cilegon akan melantik 37 pejabat eselon III dan IV di Aula Setda II pada Rabu, 17 Juni 2026.
  • Rotasi jabatan menyasar enam instansi tertentu, terutama fokus pada pembenahan UPT di lingkungan BPKPAD Kota Cilegon.
  • Muncul isu nepotisme terkait promosi istri pejabat, namun Pj Sekda membantah dan menegaskan proses didasarkan pada penilaian kinerja.

SuaraBanten.id - Kabar mengenai pergeseran kursi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akhirnya menemui titik terang. Pemkot Cilegon dijadwalkan akan menggelar upacara pengambilan sumpah dan janji jabatan bagi pejabat setingkat Eselon III dan IV di Ruang Aula Setda II pada Rabu (17/6/2026) pagi besok.

Agenda ini menjadi perbincangan hangat di kalangan birokrat Kota Baja lantaran cakupan rotasi dan promosi kali ini terbilang sangat spesifik dan hanya menyasar sejumlah instansi tertentu.

Berdasarkan surat undangan resmi yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade, perombakan struktur jabatan ini tidak dilakukan secara menyeluruh di seluruh dinas.

Informasi yang beredar di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyebutkan bahwa hanya ada enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam daftar rencana pelantikan besok, yaitu:

  • Dishub (Dinas Perhubungan)
  • Setda (Sekretariat Daerah)
  • BPKPAD (Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah)
  • Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah)
  • Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga)
  • Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja)

Satu hal yang menjadi sorotan tajam adalah desas-desus mengenai "bongkar pasang" besar-besaran di jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan BPKPAD.

Sejumlah posisi Eselon III dan sebagian kecil Eselon IV di instansi pengelola keuangan tersebut dikabarkan akan mengalami penyegaran guna mengoptimalkan serapan anggaran dan pendapatan daerah.

“Hanya ada enam OPD (yang akan menjalani rotasi-red). Itu pun mayoritas Eselon III, sedangkan Eselon IV jumlahnya terbatas, terutama fokus pada pembenahan di UPT-UPT BPKPAD,” ungkap sebuah rekaman suara yang viral di grup-grup internal ASN Cilegon, dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com.

Berdasarkan penelusuran wartawan, undangan elektronik terkait pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut belakangan turut menuai reaksi kritis dan rumor di beberapa kalangan ASN lainnya. BeritaBanten Terkini

“Siapa yang akan dilantik dan diambil sumpah jabatannya besok rasanya sudah menjadi hal yang lumrah kan, istilahnya penyegaran organisasi. Tapi yang lebih menarik, itu diduga justru menjadi agenda untuk menutupi promosi jabatan sesungguhnya yang lebih diprioritaskan kepada beberapa orang istri dari pejabat eselon II dan III saja yang sekarang dekat dengan lingkar kekuasaan,” cetus salah seorang ASN yang menolak disebutkan identitasnya.

Baca Juga: Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial

Disinggung soal siapa saja pejabat yang disinyalir dekat dengan lingkar kekuasaan yang dimaksud, sumber ini menolak untuk dituliskan secara terperinci.

“Semua sudah tahu kok. Pastinya, istri-istri mereka ini yang akan promosi menjadi Sekretaris Dinas dan Kabid (Kepala Bidang) besok. Padahal semua tahu kompetensi dan pesoalannya. Lihat saja besok,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade ketika dikonfirmasi membantah terkait rumor tersebut. Menurutnya, tidak ada yang diprioritaskan, terlebih pada beberapa istri-istri pejabat di lingkungan Pemkot Cilegon.

“Istri-istri pejabat? Ya, nanti lihat saja. Gak ada itu. Semua berdasarkan penilaian dari tim penilai dan Wali Kota,” bantahnya melalui sambungan telepon, Selasa (16/6/2026) petang.

Diketahui, agenda rotasi dan mutasi jabatan itu akan melibatkan puluhan pejabat eselon III dan IV. Saat pengambilan sumpah atau janji jabatan itu, mereka diminta mengenakan pakaian batik Korpri.

“Jumlahnya 26 ditambah 11 berarti 37. Dari pejabat eselon III dan IV,” tutup Aziz.

Load More