SuaraBanten.id - Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah membantu merehab rumah Mak Arpah, nenek usia lebih dari 100 tahun warga Desa Parahu Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten.
Bantuan rehab rumah Mak Arpah yang diserahkan Fimyati tersebut diberikan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) saat Safari Ramadhan 1446h/2025 di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
Dimyati mengungkapkan, bantuan rehab rumah Mak Arpah berukuran 4x6 meter itu berasal dari zakat aparatur sipil negara (ASN) Provinsi Banten.
"Saya melihat langsung rumahnya tidak layak huni juga tidak sehat. Kami membantu agar rumah Mak Arpah layak dan lingkungannya bersih," kata Dimyati dikutip dari ANTARA, Selasa (11/3/2025).
Mantan Bupati Pandeglang dua periode ini berharap masyarakat di sekitar Mak Arpah dapat bergotong royong membantu perbaikan rumah itu hingga menjadi layak huni.
"Masyarakat sekitar rumah Mak Arpah diharapkan juga dapat bergotong royong membantu. Begitu juga di tingkat RT, RW, desa dan kecamatan," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Dimyati mengungkapkan, bantuan RTLH akan dilakukan di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Pihaknya menerima laporan masyarakat terhadap RTLH untuk diberikan bantuan.
"Program RTLH akan terus kami gulirkan ke semua kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Jika ada masyarakat yang mengajukan permohonan RTLH bisa langsung ke Pemprov Banten atau ke kabupaten/kota karena seluruh pemda mempunyai Program Bedah Rumah RTLH," kata dia.
"Kami malahan terbantu jika ada masyarakat yang mengajukan RTLH. Namun harus benar-benar rumah tidak layak," kata Dimyati.
Baca Juga: THR dan Gaji ke-13 Pemprov Banten Tak Terpengaruh Efisiensi, Nilainya Rp245,7 Miliar
Ketua RW 06 Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang Zainudin mengucapkan terima kasih atas bantuan jajaran Pemprov Banten kepada Mak Arpah.
Kata Zainudin sebelumnya ia pernah mengajukan bantuan RTLH untuk Mak Arpah. Namun, terdapat permasalahan dimana tanah yang ditempati Mak Arpah bukan milik Mak Arpah, sehingga bantuan RTLH belum bisa direalisasikan.
"Alhamdulillah sekarang pemilik tanah sudah menghibahkan tanahnya ke Mak Arpah sehingga bantuan RTLH dari Pemprov bisa dirasakan manfaatnya," paparnya.
Diketahui, pada Safari Ramadhan 1446 H, selain bantuan RTLH Pemprov Banten juga memberikan sejumlah bantuan seperti bantuan beasiswa kepada 7 orang penerima manfaat, 7 orang guru ngaji, 7 orang guru madrasah, 7 orang marbot, dan 150 orang mustahiq.
Diberikan juga bantuan kepada masjid, musholla, pondok pesantren, majelis taklim, dan bantuan kesehatan kepada dua orang penerima manfaat.
Berita Terkait
-
THR dan Gaji ke-13 Pemprov Banten Tak Terpengaruh Efisiensi, Nilainya Rp245,7 Miliar
-
Harapan Andra Soni di HUT ke-11 Suara.com: Semoga Menjadi Media Terdepan
-
Konsen Tangani Jalan Rusak, Andra Soni Minta Pemkab Serang Turun Tangan
-
Buka Posco Pengaduan THR, Wabup Tangerang Wanti-wanti Industri Jangan Nakal
-
Nekat Buka di Bulan Ramadhan, Biliard di Tigaraksa Tangerang Disegel
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Murah Tapi Gak Murahan! 5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Rp 200 Ribuan untuk Daily Run
-
Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan
-
Dua Pejabat Beda Suara: BPKAD Sebut WFH ASN Tak Hemat APBD, BKPSDM Klaim Efisien
-
Samudra Hindia Barat Lampung hingga Jawa Tengah Rawan Gelombang Tinggi, Cek Daftarnya!