SuaraBanten.id - Pemkot Tangerang terus meningkatkan pelayanan kesehatan secara fasilitas, sarana prasarana hingga jenis pelayanannya. Hingga awal tahun 20025, sebanyak 19 puskesmas di Kota Tangerang telah memiliki layanan UGD 24 jam.
Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, berbagai upaya dilakukan Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan UGD 24 jam di puskesmas.
"Memaksimalkan keberadaan UGD 24 jam di puskesmas, untuk memberikan kemudahan dan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
"Ini juga menjadi salah satu upaya dan tanggung jawab Pemkot Tangerang yang senantiasa hadir dan melayani masyarakat dengan sebaik mungkin,” tutur dr. Dini, Jumat (17/1/25).
Berikut Daftar Puskesmas dengan Layanan UGD 24 Jam di Kota Tangerang;
- Puskesmas Cipondoh
- Puskesmas Petir
- Puskesmas Panunggangan
- Puskesmas Kunciran
- Puskesmas Karawaci Baru
- Puskesmas Cibodasari
- Puskesmas Jatiuwung
- Puskesmas Manis Jaya
- Puskesmas Kedaung Wetan
- Puskesmas Periuk Jaya
- Puskesmas Tanah Tinggi
- Puskesma Cikokol
- Puskesmas Sukasari
- Puskesmas Batuceper
- Puskesmas Poris Gaga Lama
- Puskesmas Ciledug
- Puskesmas Paninggilan
- Puskesmas Larangan Utara
- Puskesmas Pondok Bahar
Dini mengungkapkan, sektor kesehatan menjadi salah satu yang perhatian Pemkot Tangerang karena menyangkut nyawa manusia dan tidak boleh ditunda-tunda.
Karenanya, segala pelayanan kesehatan di Kota Tangerang terus diupayakan berjalan semaksimal mungkin.
"Selain fasilitas, ada juga inovasi dalam pelayanan, yaitu adanya Sistem Informasi Tempat Tidur Rumah Sakit (SIMPATI RS) yang menyajikan informasi ketersediaan kamar rawat inap di seluruh RS di wilayah Kota Tangerang. Di mana, sistem tersebut bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat," papar dr. Dini.
Baca Juga: Pendaftaran PPPK Tahap Kedua Kota Tangerang Diperpanjang Hingga Hari Ini
Berita Terkait
-
Pendaftaran PPPK Tahap Kedua Kota Tangerang Diperpanjang Hingga Hari Ini
-
Tinjau Penanganan Banjir di Tangerang, Al Muktabar Dorong Pembuatan Turap Permanen
-
TPA Rawa Kucing Bakal Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Seperti Batu Bara
-
Urai Kemacetan Periuk, Jalur Alternatif di Jalan Sangego Bakal Dibangun
-
Kampung Lentera di Tangerang Buat Handuk Bekas Jadi Pot Berkualitas
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak