SuaraBanten.id - Calon Bupati Serang nomor urut 2, Ratu Zakiyah tak bisa menutupi rasa keresahannya menunggu hasil penghitungan suara saat melakukan pencoblosan di TPS 19 Komplek Ciceri Permai, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Rabu (27/11/2024).
Mengenakan gamis dan kerudung berwarna biru muda, Ratu Zakiyah tiba sekira pukul 09.30 WIB didampingi sang suami yang kini menjabat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dan kedua anaknya di TPS 19.
"Deg degan biasa, namanya itu sunatullah, namanya kita sedang berjuang," kata Ratu Zakiyah saat hendak pergi menuju bilik suara.
Kendati sebagai kandidat di Pilkada Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah dan keluarga harus memberikan hak pilihnya di Kota Serang sesuai dengan domisilinya. Itu berarti, Ratu Zakiyah dan keluarganya pun dipastikan tidak bisa memberikan hak pilih bagi dirinya sendiri.
Namun, mantan ASN di Kanwil Kemenag Provinsi Banten itu tetap optimis bila mampu memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Serang meski harus kehilangan suara dari keluarganya sendiri disebabkan masuk ke dalam DPT di Kota Serang.
"Iya kita harus menyalurkan suara di sini (Kota Serang). Insha Allah menang telak kita. Kita dudah maksimal melakukan yang terbaik ke desa-desa mendengar aspirasi masyarakat, kita bertemu banyak warga, sekarang tinggal menuggu hasil akhir," ujarnya.
Di sisi lain, sang suami Yandri Susanto turut memberikan pembelaan dengan menyebut bukan sebuah kehilangan berarti meski tak bisa memberikan hak pilihnya secara langsung untuk sang istri.
"Enggak kehilangan (suara), sebagai warga kita taat saja, dan kami tidak minta pindah milih," kata Yandri.
Pasalnya, Yandri mengaku, saat ini dirinya tengah diselimuti rasa optimisme tinggi mampu mengantarkan sang istri menang di pilkada dikarenakan tingginya animo masyarakat Kabupaten Serang terhadap paslon Ratu Zakiyah-Najib Hamas.
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Sekuriti di Serang Ditangkap, Salah Satunya Anak Anggota DPRD Banten
"Perasaannya insha Allah menang, saya kalau deg degan itu kalah, tapi ini ga deg degan, tenang aja. Saya lihat animo masyarakat tuh sangat tinggi untuk perubahan di Kabupaten Serang," ungkap Yandri.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan Sekuriti di Serang Ditangkap, Salah Satunya Anak Anggota DPRD Banten
-
Ustaz di Serang Dipolisikan Gegara Remas Payudara Seorang Remaja Putri
-
Ketua APDESI Kabupaten Serang Ditetapkan Jadi Tersangka, Buntut Dukung Andra Soni dan Ratu Zakiyah
-
Ratu Zakiyah Dilaporkan ke Bawaslu, Buntut Stiker dan Foto Pose 2 Jari
-
Yandri Susanto Kumpulkan Kades, Kader PKK dan Posyandu Pakai Undangan Disertai Kop Surat Menteri
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger