SuaraBanten.id - Memasuki H+3 lebaran atau Minggu (14/4/2024), antrian kendaraan wisatawan di jalur menuju Kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten padat merayap sedari pagi. Kendaraan wisatawan pun harus mengantri cukup lama agar bisa masuk ke daerah pantai.
Berdasarkan pantauan pada pukul 14.30 WIB, antrian kendaraan dari arah Pandeglang via Kecamatan Menes menuju Pantai Carita mulai terjadi di wilayah Kecamatan Cikedal atau berjarak sekitar 12 kilometer ke daerah pantai.
Salah seorang wisatawan asal Pandeglang, Adi (35) mengaku harus menempuh waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai ke Pantai Carita lantaran tak bisa melajukan kendaraannya di atas kecepatan 30 kilometer per jam.
Padahal menurutnya, waktu tempuh dari kediamannya menuju kawasan wisata Pantai Carita biasanya hanya sekitar 40 menitan dengan kecepatan rata-rata 60 - 80 kilometer per jam.
"Saya dari Kadomas (Pandeglang), tadi berangkat jam 6 (pagi) nyampe sini (Carita) itu jam setengah 9. Kalau macet stuck sih enggak, cuma rame. Mobil pelan-pelan, paling 20 sampai 30 kilometer per jam lah kita bisa main gas," kata Adi, Minggu (14/4/2024).
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Pandeglang Ipda Indra Permana mengatakan, intensitas kendaraan wisatawan menuju kawasan Pantai Carita mengalami lonjakan signifikan memasuki H+3 lebaran.
"Persentase kenaikannya 300 persen dibanding hari kemarin," kata Indra.
Menurut Indra, lonjakan arus lalu lintas terjadi dikarenakan adanya pengalihan arus kendaraan wisatawan yang akan menuju Pantai Anyer di wilayah Serang yang diarahkan menuju Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang.
"Terpantau peningkatan arus karena memang ada informasi di Serang untuk arah Ciomas (menuju Pantai Anyer) dialihkan ke Pandeglang, makanya peningkatan arus lalu lintas di Pandeglang cukup signifikan dibanding hari kemarin," ungkapnya.
Baca Juga: Anyer Macet Parah! Ribuan Kendaraan Padati Jalur Wisata H+3 Lebaran
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran
-
Prabowo Larang Keras ASN Cilegon Mudik Pakai Mobil Dinas: Itu Aset Negara, Bukan Milik Keluarga
-
Kejari Telusuri Dugaan Korupsi Pengadaan Mamin Reses di DPRD Cilegon
-
Mudik 2026: Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung 5.000 Motor, Lengkap dengan Area UMKM
-
Pamflet Orang Hilang Bergambar Bupati Lebak Beredar, Aliansi Mahasiswa Ungkap Alasannya