SuaraBanten.id - Ribuan kendaraan mayoritas berpelat nomor wilayah Jabodetabek, memenuhi jalan utama menuju kawasan objek wisata Pantai Anyer Cinangka.
Pantauan wartawan di lokasi, arus lalu lintas kendaraan menuju ke arah Pantai Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, pada H+3 Lebaran 2024 semakin padat.
Kepadatan kendaraan terjadi mulai dari Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ciwandan dan Pasar Anyer, pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem one way untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Seorang warga asal Tangerang Imas Damayanti (38) mengaku berangkat dari rumah menuju Anyer pada pukul 08.00 WIB.
"Pagi kita udah berangkat dari rumah, lewat JLS itu ada penutupan jalan kurang lebih selama dua jam di sana, sampai Anyer sekitar jam 13.00 WIB kendaraan sudah padat," katanya.
Imas mengatakan berangkat menggunakan kendaraan pribadi bersama dengan keluarga dengan tujuan ke Pantai Sambolo atau Pasir Putih Anyer.
"Rencananya ke Pantai Sambolo atau Pasir Putih, ini kita lagi istirahat dulu soalnya mobilnya mogok ditambah cuaca panas banget," katanya.
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengatakan berkaca dari momen libur panjang saat Idul Fitri tahun lalu, skema yang diterapkan saat itu juga akan diterapkan di libur Lebaran tahun ini.
"Kita menyiapkan one way di JLS untuk menuju ke Anyer, yang mana penerapan ini juga telah di lakukan sejak tahun kemarin apabila terjadi penumpukan kendaraan yang menuju ke arah lokasi wisata maupun sebaliknya," katanya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan skenario jalur alternatif yang dari Jakarta menuju Anyer melalui Serang Timur atau keluar Tol Serang Timur, akan diarahkan melalui Jalan Pal Lima, Paburan, dan Padarincang. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban