- Video kapal tongkang yang diduga membuang limbah ke laut di Perairan Bojonegara, Serang, viral di media sosial.
- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Banten, Agus Supriyadi, telah mengerahkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
- Pemerintah Provinsi Banten menyelidiki aktivitas tersebut karena lokasi berada dalam wilayah kewenangan 12 mil laut dari pantai.
SuaraBanten.id - Sebuah video yang memperlihatkan aktivitas sebuah kapal tongkang yang membawa ekskavator dan diduga tengah membuang material ke laut di Perairan Bojonegara, Kabupaten Serang, viral di jagad media sosial.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Agus Supriyadi mengaku pihaknya belum bisa memastikan aktivitas dalam video tersebut dan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"Saya belum bisa memastikan, saya baru dapat informasinya hari ini. Tapi saya sudah minta tim saya mengecek ke sana," kata Agus, Rabu (8/7/2026).
Menurut Agus, dari pengamatannya dalam video, diduga material yang dibuang oleh kapal tongkang tersebut merupakan limbah. Meski begitu, dirinya masih enggan mengambil kesimpulan lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan.
"Kalau yang saya lihat di video yang beredar itu dugaannya limbah. Nah itu sedang kita pastikan dulu. Kalau itu limbah, nanti kaitannya dengan Dinas LHK. Untuk saat ini saya belum bisa kasih jawaban pastinya karena masih dicek dulu," ungkapnya.
Saat disinggung apakah aktivitas tongkang tersebut berkaitan dengan reklamasi yang dilakukan di Perairan Bojonegara, Agus mengaku belum menerima informasi apapun adanya perizinan atau tembusan soal aktivitas tersebut.
Pasalnya, kata Agus, penerbitan perizinan reklamasi bukan berada dalam kewenangannya, melainkan kewenangan pemerintah pusat secara langsung. Namun, Agus memastikan pihaknya akan melakukan penelusuran lantaran jarak 12 mil laut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
"Kalau izin seperti reklamasi itu kan adanya di pusat. Ya walaupun adalah kewenangan kita karena masih berada di 12 mil laut. Nanti akan saya pastikan dulu," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Baca Juga: Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
Berita Terkait
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada
-
Baru Selesai Mandi Jelang Dijenguk Keluarga, Tahanan Asal Lampung di Polres Serang Tewas Mendadak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi