- PVMBG menetapkan Gunung Anak Krakatau pada level III siaga per 3 Juli 2026 akibat peningkatan aktivitas vulkanik.
- KSOP Banten menginstruksikan seluruh pelaku pelayaran di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko letusan serta gangguan navigasi.
- Seluruh kapal dilarang mendekati kawah aktif dalam radius lima kilometer demi menjamin keselamatan operasional pelayaran laut tersebut.
SuaraBanten.id - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten meminta seluruh pelaku pelayaran di Perairan Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan karena peningkatan status Gunung Anak Krakatau menjadi level III siaga.
Berdasarkan surat nomor: PG-KSOP.Btn 8 Tahun 2026 yang diteken langsung oleh Kepala Kantor KSOP Banten, Raden Yogie Nugraha pada tanggal 3 Juli 2026.
Raden mengungkapkan, peningkatan status aktivitas Gunung Anak Krakatau kini naik status menjadi Level III (Siaga) diumumkan berdasarkan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Seluruh Nakhoda, Pemilik atau Pengusaha Kapal, Perusahaan Pelayaran, Agen Kapal, serta seluruh pengguna jasa angkutan laut yang melaksanakan pelayaran di Perairan Selat Sunda diminta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan pelayaran,” kata Raden dalam pengumuman yang diterima SuaraBanten.id, Selasa 7 Juli 2026.
Diketahui, dengan adanya peningkatan status Gunung Anak Krakatau, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan dilaksanakan para pelaku pelayaran.
Kata dia, seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berupa letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun gangguan terhadap keselamatan navigasi.
“Kemudian nakhoda kapal diminta agar selalu memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dari PVMBG, BMKG, dan instansi pemerintah terkait,” ungkapnya.
Kemudian, kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi PVMBG selama status Level III (Siaga).
“Kami meminta nakhoda merencanakan pelayaran dengan memperhatikan kondisi cuaca, arah sebaran abu vulkanik, serta informasi keselamatan pelayaran yang diterbitkan oleh instansi berwenang,” paparnya.
Baca Juga: Baru Selesai Mandi Jelang Dijenguk Keluarga, Tahanan Asal Lampung di Polres Serang Tewas Mendadak
Jika nahkoda menemui indikasi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran, Nakhoda diimbau segera mengambil tindakan penghindaran yang diperlukan serta melaporkan kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, Syahbandar terdekat, atau instansi terkait.
Lebih lanjut, seluruh penyelenggara pelayaran diminta mengutamakan keselamatan pelayaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran di Perairan Selat Sunda,” ujarnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Baru Selesai Mandi Jelang Dijenguk Keluarga, Tahanan Asal Lampung di Polres Serang Tewas Mendadak
-
Bara Api Mengubur di Dalam Sampah, BNPB Paksa Satgas Damkar Lembur Hingga Jam 10 Malam
-
Waspada Polisi Gadungan! Kapolres Tangerang Ingatkan Warga Berhak Minta Surat Tugas
-
Raih 11 Medali di POPDA Banten, Taekwondo Cilegon Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada
-
Baru Selesai Mandi Jelang Dijenguk Keluarga, Tahanan Asal Lampung di Polres Serang Tewas Mendadak
-
Viral Akun TikTok Unggah Foto Tak Senonoh Mirip ASN RSUD Berkah Pandeglang
-
Bara Api Mengubur di Dalam Sampah, BNPB Paksa Satgas Damkar Lembur Hingga Jam 10 Malam
-
Waspada Polisi Gadungan! Kapolres Tangerang Ingatkan Warga Berhak Minta Surat Tugas