- Polres Metro Tangerang Kota memburu komplotan polisi gadungan yang memeras warga di Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
- Pelaku merampas harta senilai Rp20 juta milik korban pada 27 Juni 2026 dengan modus penggerebekan kasus narkoba palsu.
- Dua dari empat pelaku telah ditangkap, sementara dua orang lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang oleh pihak kepolisian.
SuaraBanten.id - Tim gabungan Polres Metro Tangerang Kota tengah memburu dua orang pelaku komplotan polisi gadungan yang nekat melakukan aksi pemerasan di wilayah Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Komplotan ini diketahui menggunakan modus penggerebekan kasus narkoba palsu untuk mengelabui dan merampas harta benda milik warga.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah berhasil membekuk dua dari empat orang pelaku, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran intensif.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial M (26) pada Sabtu (27/6/2026) pagi.
Sekitar pukul 10.00 WIB, empat pria mendatangi rumah kontrakan korban dan mengaku sebagai anggota unit Reserse. Guna meyakinkan korban, mereka mengenakan kaus atribut kepolisian, menunjukkan kartu identitas palsu, hingga membawa borgol.
"Para pelaku menodong korban menggunakan benda menyerupai senjata api, lalu memborgol korban dengan dalih sedang melakukan penggerebekan kasus narkoba," ungkap Kombes Jauhari dilansir dari Antara, Selasa (7/7/2026).
Lantaran korban tidak memiliki uang tunai, para pelaku kemudian menggasak harta benda lainnya sebagai "jaminan", antara lain:
- Satu unit sepeda motor beserta BPKB.
- Dua unit telepon genggam (smartphone).
- Akibat aksi kriminal tersebut, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp20 juta.
Mendapat laporan dari korban, jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Jatiuwung langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Petugas berhasil menangkap tersangka pertama berinisial MAS di kediamannya di wilayah Periuk pada Minggu (5/7) dini hari.
Baca Juga: Raih 11 Medali di POPDA Banten, Taekwondo Cilegon Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026
Hasil pengembangan dari penangkapan MAS kemudian mengarah pada tersangka kedua berinisial HR.
"Ada empat pelaku. Dua orang sudah kami tangkap, yakni MAS dan HR. Dua lainnya, yakni HS dan Riday, telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," tegas Jauhari.
Dalam penggeledahan di markas persembunyian pelaku, polisi menyita sejumlah alat yang digunakan untuk menakut-nakuti masyarakat.
Barang bukti yang diamankan meliputi:
- Dua pucuk Airgun (senjata angin menyerupai senpi asli).
- Kaus beratribut Reserse dan holster senjata.
- Borgol besi dan borgol kabel ties.
- Tanda pengenal palsu yang menyerupai kartu anggota Polri.
"Polres Metro Tangerang Kota akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan atribut kepolisian yang meresahkan masyarakat. Kami pastikan dua pelaku yang buron akan segera tertangkap," pungkas Jauhari.
Berita Terkait
-
Raih 11 Medali di POPDA Banten, Taekwondo Cilegon Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA
-
Warga Tangsel Menjerit! Proyek Galian di Pondok Aren Mangkrak Seminggu, Puing Tutup Akses Jalan
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Waspada Polisi Gadungan! Kapolres Tangerang Ingatkan Warga Berhak Minta Surat Tugas
-
Pelabuhan di Cilegon Mulai Digitalisasi Monitoring Truk Demi Efisiensi
-
Raih 11 Medali di POPDA Banten, Taekwondo Cilegon Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026
-
Mantri BRI Jadi Garda Terdepan Layanan Keuangan di Kabupaten Banggai Kepulauan
-
Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA