SuaraBanten.id - Ibu muda Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten yang diduga bunuh diri dengan menabrakan tubuhnya ke kereta api BB 2656 yang melaju dari arah Jakarta ke Cigading ternyata sempat mengirim pesan kepada sang suami.
Ibu muda tersebut bernama Latifah Ismul Fauziyah (24), ia tewas tertabrak kereta batu bara pada Rabu (3/1/2024) pagi sekira pukul 09.50 WIB.
Korban ternyata sempat mengirim pesan singkat kepada sang suami sebelum ditemukan tewas di perlintasan kereta api di Linkungan Ketileng, kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang.
Ketua RW 01 Lingkungan Jombang Kali, Nurdiansyah, mengungkapkan, sebelum menabrakkan diri ke kereta, korban sempat mengirim pesan singkat ke suaminya.
Pesan singkat itu dikirim pukul 09.35 WIB atau 15 menit sebelum ia tewas. Isi pesan singkat itu diduga berisi rencana korban mengakhiri hidup. Berikut adalah isi pesan singkat korban:
"Ayah Fara
Makasih banyak udah Nerima smua kekurangan dan ngerawat aku, makasih banyak atas kesabaran nya salama ini, maafin kalo slalu repotin dan nyusahin, jagain anak kita yaaa, maafin smua kesalahan mamah, mamah sayang ayah.
Mamah pamit walau ini dosa mamah udah gakuat.
Maamh rasa mamah gabisa sembuh ini jalan satu satunya buat ga repotin banyak orang lagi. Assalamualaikum
Motor ayah pokonya ada di masjid mamah gabisa kasih tau, kalo ada info kematian mamah, gajauh dari situ ya ayah.
Ayah semangat jalanin hidup,"
Nurdiansyah menceritakan bahwa korban tinggal bersama suami dan orangtuanya. Korban baru sekitar dua pekan melahirkan anak pertamanya.
“Pas kirim pesan singkat, keluarganya dan saya juga ikut mencari kirab ke beberapa masjid. Gak taunya dapat kabar ia meninggal dunia tabrak kereta,” ujarnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Ibu Muda di Jombang Kali Cilegon Tewas Tertabrak Kereta Batu Bara, Diduga Bunuh Diri
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Ibu Muda di Jombang Kali Cilegon Tewas Tertabrak Kereta Batu Bara, Diduga Bunuh Diri
-
Temui Nelayan Hingga Petani di Banten, Emak-emak Teriaki Kaesang "Mas Gibran"
-
KPU Hanya Cantumkan Dua Paslon dalam Simulasi Pilpres 2024 di Banten, Ternyata Alasannya Karena...
-
Bukan Tiga, Simulasi Pemilu di Banten Cuma Cantumkan Dua Paslon, Kenapa?
-
Gempa Bayah Berkekuatan Magnitudo 5,9 Terasa Hingga Bogor, Sukabumi dan Bandung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang