SuaraBanten.id - Ditengah antrean kendaraan yang panjang di Pelabuhan Merak, Cilegon Banten saat Arus Mudik Lebaran 2022 atau Idul Fitri 1443 Hijriyah, ternyata kemacetan menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kopi keliling di pelabuhan yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni itu.
Sebut saja Hamsanah (59) yang menjual kopi dan pop mie serta makanan ringan lain secara berkeliling mengaku mendapat untung besar lantaran padatnya Pelabuhan Merak. Ia mengaku pendapatannya naik hingga tiga kali lipat dan jika ditotal sejak H-10 Lebaran, ia telah mengantongi uang sebesar Rp7 juta dari hasil berjualan.
"Kalo dirata ratain mah hari biasanya paling laku kopi sepuluh gelas, pop mie sepuluh gelas, ya ngantongin lah 150 ribu mah," ungkap Hamsanah kepada SuaraBanten.id di Pelabuhan Merak, Minggu (1/5/2022) dini hari.
Ibu dari dua orang anak ini juga mengaku dalam sehari pernah hanya mampu menjual tiga gelas kopi. Pasalnya, di hari-hari biasa selain musim mudik penumpang kapal hanya melewatinya saja.
"Kalo lagi sepi banget mah pernah paling kopi laku tiga gelas, soalnya kan penumpangnya lancar jadi lewat lewat aja engga ada yang mampir, tapi alhamdulillah aja ngantongin 15 ribu juga," ucapnya seraya bersyukur.
Hamsanah yang kerap berjualan di area Pelabuhan Merak, mengaku tak pernah melihat jam ketika sedang menjajakan dagangannya.
"Engga tau gapernah liat jam, engga nentu jualannya kadang di atas tempat penumpang jalan kaki kadang ke dermaga engga nentu a," ucapnya.
Namun, dengan adanya peningkatan volume kendaraan pemudik yang hendak menyebrang ke Pulau Sumatera, area Pelabuhan Merak tempat Ia mengadu nasib selalu ramai dengan penumpang yang sedang mengantre menunggu proses bongkar muat kapal di Dermaga.
Sehingga, dagangannya pun selalu laris dibeli para calon pengguna jasa Pelabuhan Merak. Dimana, para calon penumpang kapal yang kesal menanti antrean yang begitu lama akhirnya memilih untuk meminum kopi terlebih dahulu.
Baca Juga: Pemudik di Dermaga 3 Pelabuhan Merak Ngamuk, Ada Kendaraan Serobot Antrean
Terlebih, pada saat memasuki waktu sahur banyak para pemudik yang memilih sahur dengan pop mie yang Ia jajakan. Bahkan, dalam sehari Ia mampu menghabiskan pop mie sebanyak 30 bungkus.
"Engga tau enggak pernah ngitungin, ada 30 bungkus mah kan pada sekalian sahur," terangnya.
"Sama kopi juga sekitar segitulah, pokoknya engga ada berentinya, kan dateng lagi dateng lagi penumpangnya," sambungnya.
Di hari hari biasanya Ia mengaku menjual kopi dengan harga Rp5 ribu pergelas, sedangkan pop mie dengan harga Rp 10 ribu perbungkusnya. Namun, dikarenakan kondisi saat ini area Pelabuhan Merak, Banten semakin ramai dan padat, Ia sedikit menaikkan harganya.
"Biasanya mah 10 ribuan pop mie, inimah rame terus jadi harus bulak balik ngambil air panas, iyaudah naik 2 ribu, tetep aja pada beli, alhamdulillah," ucapnya dengan penuh syukur.
Kini, Ibu asal Sragen, Jawa Tengah yang mengontrak tak jauh dari Pelabuhan Merak itu bisa mendapatkan uang dari hasil jualannya hingga Rp500 ribu perhari.
Tag
Berita Terkait
-
Pemudik di Dermaga 3 Pelabuhan Merak Ngamuk, Ada Kendaraan Serobot Antrean
-
Wakapolri Ungkap Penyebab Kemacetan di Pelabuhan Merak, Ternyata Karena...
-
Ada Dua Jalur Alternatif di Puncak, Ini Rutenya
-
Daftar Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni 30 April 2022, Pemudik Wajib Cek!
-
Pemudik Asal Palembang Lahirkan Bayi di Atas Kapal, Anak Diberi Nama 'Trimas Kayana'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial