SuaraBanten.id - Seorang pemuda 20 tahun berinsial AM di Pandeglang diringkus polisi karena kasus pencabulan anak. Ia diduga tega mencabuli bocah yang baru berusia tiga tahun.
Dalam rilisnya, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, dalam sebulan di tahun 2021 Satreskrim Polres Pandeglang berhasil mengungkap 6 kasus tindak pidana yang terdiri dari 3 kasus pencurian dan pemberata, 1 kasus pembunuhan dan 2 kasus pencabulan anak di bawah umur dengan mengamankan 11 orang pelaku tindak kejahatan.
"Di sini saya selaku Kapolres Pandeglang menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas informasi dan kerjasamanya kemudian memberikan imbauan kepada pelaku-pelaku kejahatan agar memberikan efek jera supaya Pandeglang aman dan kondusif dari pelaku tindak kejahatan," ujar Hamam sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Rabu (27/1/2021).
Sementara Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar mengatakan, tersangka pencabulan anak berumur 3 tahun itu ditangkap di Kecamatan Picung. Pelaku diketahui merupakan tetangga dari korban.
Kata dia, modus tersangka dengan cara mengajak korban main ke rumah tersangka. Sesampainya di rumah korban diajak main dokter-dokteran oleh tersangka hingga terjadikan kasus pencabulan itu.
“Pengakuan korban bahwa saat korban main di rumah terlapor yang masih tetangga korban, alat kelamin korban dimasukan jari tangan oleh tersangka hingga berdarah. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami trauma dan menceritakan hal tersebut kepada ibu korban dan dikuatkan hasil visum di mana kemaluan korban mengalami bengkak," ungkapnya.
Sementara itu, Tersangka AM (20) membantah jika dirinya melakukan hal tersebut. Dia berkeyakinan bahwa dia hanya difitnah oleh keluarga korban dan mengancam akan melaporkan balik keluarga korban karena telah mencemarkan nama baiknya.
“Saya tidak melakukan sama sekali cuman saya difitnah sama orang itu, tapi yang terpenting saya tidak melakukan hal bodoh kaya gitu, saya yakin ini hanya fitnah. Pas saya lagi di jalan saya ditangkap aja langsung, saya juga tidak tahu apa-apa. Saya mau nuntut balik karena pencemaran nama baik,” ucap tersangka.
Jika terbukti, tersangka terancam Pasal 76E Jo Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.
Baca Juga: Tak Kapok Dibui, Predator Seks Surabaya Ini Cabuli Gadis di Bawah Umur Lagi
Berita Terkait
-
Diduga Memasukkan Jari ke Kemaluan Balita, Pemuda Picung Ini 'Melawan'
-
Tak Kapok Dibui, Predator Seks Surabaya Ini Cabuli Gadis di Bawah Umur Lagi
-
Gegara Ngecas HP Tak Pernah Dicabut, Rumah Warga Pandeglang Ludes Terbakar
-
Keluarga Pelaku Pemerkosaan Lapor Balik, LPA Pastikan Tak Ada Tawar Menawar
-
Terbukti Setubuhi Korban Disertai Kekerasan, Hukuman Kakek Cabul Diperberat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu