Kapuskesmas Serang, Drg Yayat saat menemui Nadiroh dan Hamliah, Jumat (15/1/2021) [Suara.com/Sofyan]
"Dengan menanyakan kondisi korban dan proses yang akan ditempuh, pihak puskesmas memandang itu anamesa atau pertanyaan antara tenaga medis dengan pasien untuk mengetahui diagnosa. Menurut kita itu sudah tepat, karena kita juga tidak bisa berbuat lebih," tutupnya.
Kontributor : Sofyan Hadi
Berita Terkait
-
Ibu Hamil di Kota Serang Keguguran Usai Puskesmas Tak Beri Layanan
-
Studi: Peregangan Lebih Efektif Turunkan Tekanan Darah daripada Jalan Kaki
-
Dinding Penuh Coretan dan Tak Berpenghuni, Pasar Kopo Serang Tampak Seram
-
KPJ Kota Serang Terpaksa Pengajian di Lokasi Kurang Layak Akibat Hal Ini
-
Tabrakan Beruntun di Serang, Libatkan Dua Mobil dan Motor
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya
-
TPAS Cilowong Tutup buat Tangsel, Tapi Aman buat Pemkab Serang; Ada Apa dengan Sampah Tetangga?
-
Bakar Sampah Sembarangan di Tangsel Bisa Masuk Penjara? Ini Penjelasannya
-
GMNI Tangerang Tolak Keras Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Rakyat Bukan Penonton