SuaraBanten.id - Keberangkatan Afriyani menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi menemui fakta baru. Pasalnya, Afriyani bisa melaju mulus dengan menembak umur.
Afriyani sebenarnya hanya berusia 18 tahun, tapi menjadi 23 tahun. Umur terakhir ini yang tercatat di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.
Berdasarkan KTP yang didapat SuaraBanten.id, Afriyani terlihat di KTP memiliki tanggal lahir 24 April 1997. Namun, Puadudin, paman Afriyani menyebutkan umurnya masih 18 tahun.
"Umurnya sebenarnya baru 18 tahun. Tapi sama sponsornya (agen penyalur TKI) umurnya dibikin jadi 23-an supaya bisa diterima kerja di sana,” ujarnya saat ditemui di kediaman Umiyati, Ibu Afriyani, di Kampung Bakung, Desa Bakung, RT03/01, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (2/12/2020).
SuaraBanten.id juga mendapatkan surat keterangan identitas Afriyani yang ditandatangani Kepala Desa Bakung Suandana. Dalam surat itu, Afriyani lahir 22 April 2002.
Puadudin menuturkan, Afriyani menamatkan sekolahnya di Yayasan Nurul Ihsan Kresek (SMU) hingga menamatkan pada tahun 2018.
"Baru lulus tahun 2018 kok di SMU Yayasan Nurul Ihsan," paparnya.
Senada, Umiyati juga menyebutkan bahwa anaknya baru lulus tahun 2018 lalu. Dia menuturkan, KTP yang dimiliki putrinya juga sempat dilarangnya untuk diumbar ke orang lain.
"KTP ini makanya saya simpan. Kata dia (Afriyani) emak simpan KTP dan jangan kasih tahu siapa-siapa. Dia cuma mengatakan itu doang sampai sekarang masih saya simpan," sebutnya.
Baca Juga: 11 Fakta Kematian Afriyani, Perempuan Tangerang Tewas Dalam Koper di Mekkah
SuaraBanten.id mencoba menghubungi beberapa kali Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Syafrudin. Namun, hingga berita ini ditulis, Syafrudin belum merespons untuk menanyakan penembakan KTP tersebut.
Sementara, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Judha Nugraha menyatakan, usia Afriyani tercatat 23 tahun di paspornya.
"Dia usianya 23 tahun berdasarkan paspornya yang kami tahu. Kata siapa usianya 18 tahun. Dia memang termasuk statusnya TKI ilegal," sebutnya kepada SuaraBanten.id.
Diketahui, Afriyani ditemukan terbungkus dalam sebuah koper besar di Kota Suci Mekah, Arab Saudi, tepatnya di dekat jalan lingkar keempat pada Minggu (29/11/2020).
Jasad tersebut pertama kali ditemukan di dalam sebuah koper besar oleh seorang warga yang sedang berjalan-jalan di sekitar tempat kejadian. Mayat beserta kopernya ditemukan tertinggal di pinggir jalan.
Umiyati menjelaskan, putrinya berangkat ke Arab Saudi sekitar minggu pertama Januari 2020. Dia menuturkan, putrinya juga berpamitan kepadanya saat hendak berangkat.
Berita Terkait
-
Mayat Afriyani Dibuang di Koper karena Teman Bingung Urus Jenazah di Mekkah
-
Pembuang Mayat Dalam Koper Afriyani di Mekkah Ditangkap, Dia Orang Banten
-
Merinding! Pesan Terakhir Afriyani ke Ibu, TKW Tewas Dalam Koper di Mekkah
-
Sebelum Tewas Dalam Koper di Mekkah, Afriyani Datangi Ibunda Lewat Mimpi
-
Mayat Dalam Koper di Mekkah, Afryani Dipulangkan ke Kronjo Tangerang
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai