SuaraBanten.id - Warga Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan adanya penitipan sosok bayi oleh pria tak dikenal, pada Sabtu (10/10/2020).
Perisitiwa itu bermula saat seorang nenek bernama Isa mendadak dititipi bayi oleh pemuda tidak dikenal. Sontak ia terkejut karena kondisi bayi yang dibalut kain itu masih ada bercak darah.
Isa kemudian langsung menitipkan bayi itu kepada tetangganya, yakni Rodiah (50). Bayi tersebut langsung dibawa masuk ke dalam rumah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Endang, anak dari Rodiah. Endang menuturkan, dirinya bersama ibunya langsung mengamankan bayi tersebut.
"Saya lagi bantuin umi (Ibu) yang mau berdagang. Tiba-tiba nenek Isa langsung nitipkan bayi dari seorang pemuda bukan warga sini," ujarnya saat ditemui di lokasi.
"Kejadian itu sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Saya dengan umi membawa bayi ke dalam rumah untuk dibersihkan karena masih ada bercak darah," sambungnya.
Endang menyebutkan, bayi tersebut masih dalam kondisi hidup yang berjenis kelamin perempuan. Karena itu, lanjut dia, dirinya langsung diminta Rodiah untuk memanggil bidan desa.
"Karena bayi juga dalam keadaan masih ada bercak darah yang belum lama dilahirkan, saya diminta umi memanggil bidan desa untuk membantu mengurus bayi itu," ungkapnya.
Tidak lama setelah melaporkan, bidan desa datang kerumah untuk membantu mengurus bayi tersebut. Hingga kemudian, warga sekitar langsung pada berdatangan.
Baca Juga: Serupa Anies Baswedan, Bupati Tangerang Surati Presiden Terkait UU Ciptaker
"Saat bidan desa datang baru warga pada ramai ke rumah saya. Kemudian juga pak lurah hingga jaro datang ke rumah melihat bayi itu," paparnya.
Pantauan Suara.com di lokasi, sekitar pukul 11.00 WIB, banyak warga yang sudah berkerumun melihat bayi perempuan tersebut di rumah Rodiah.
Selang 20 menit, jajaran Polsek Tigaraksa yang dipimpin Kompol Sumaedi baru tiba di kediaman Rodiah. Polisi langsung masuk ke dalam melihat bayi itu.
Polisi kemudian mencari keterangan dari para saksi atas peristiwa yang menggegerkan itu dan segera membawa bayi ke Puskesmas Tigaraksa guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Selengkapnya nanti yah, sekarang kita bawa dulu bayi ke Puskesmas Tigaraksa," tutur Kapolsek Tigaraksa Sumaedi.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution
Berita Terkait
-
Serupa Anies Baswedan, Bupati Tangerang Surati Presiden Terkait UU Ciptaker
-
Sampah Demo Tolak UU Cipta Kerja di Kabupaten Tangerang Capai 5 Ton
-
Sebut Tak Pengaruhi Industri di Tangerang, Kadisnaker: Demo Sudah Biasa
-
Ketahuan Orasi di Demo Buruh, Kader PDIP Kab. Tangerang Segera Dipanggil
-
Seorang Bayi Laki-laki Lahir Prematur di Satu Penerbangan Melintasi India
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup