SuaraBanten.id - Sejumlah kepala daerah di Indonesia mengambil langkah untuk menyampaikan aspirasi demonstran yang menolak pengesahan UU Cipta kerja.
Salah satunya datang dari Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar yang memutuskan untuk mendukung para buruh dan menyurati presiden Joko Widodo.
Melalui salinan surat bernomor 560/6664-Disnaker tentang penyampaian aspirasi pernyataan sikap KSPSI Kabupaten Tangerang yang diterima BantenHits.com (jaringan Suara.com), Pemkab Tangerang berharap Presiden Jokowi dapat merevisi UU Cipta Kerja.
Ia jadi satu-satunya kepala daerah di Banten yang menyampaikan aspirasi para buruh terkait penolakan UU Cipta Kerja kepada presiden Jokowi.
Keputusan yang diambil Zaki ini serupa dengan sejumlah kepala daerah di Indonesia seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Demikian pernyataan aspirasi pernyataan sikap DPC KSPSI-AGN Kabupaten Tangerang, untuk dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan revisi Undang-undang dimaksud,” bunyi surat yang diteken langsung oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Rabu, (7/10/2020).
Terdapat 9 poin yang disampaikan dalam surat itu, diantaranya menolak dan menentang pengesahan klaster ketenagakerjaan dalam UU Omnibus Law yang dianggap mengurangi pesangon kepada para pekerja.
Hingga kini, belum ada komentar apapun dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terkait surat tersebut.
Secara terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani, membenarkan Pemkab Tangerang sudah bersurat ke pemerintah pusat setelah merespons gelombang demo penolakan UU Omnibus Law.
Baca Juga: Cerita Jurnalis Jawa Barat, Diintimidasi, Dipukul hingga Ditangkap
“Iya, betul kang. Pak Bupati sudah bersurat dan meneruskan petisi buruh ke pemerintah pusat,” katanya.
Berita Terkait
-
AJI Indonesia Catat 28 Kasus Arogansi Polisi ke Jurnalis
-
Dibandingkan Jokowi, Anies Dinilai Novel Bamukmin Jauh Lebih Gentleman
-
Cerita Jurnalis Jawa Barat, Diintimidasi, Dipukul hingga Ditangkap
-
Profil Krisdayanti, Penyanyi yang Jadi Anggota DPR
-
Playlist 10 Lagu Indonesia yang Cocok dengan Kondisi Genting Saat Ini
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil