SuaraBanten.id - AS (64), lelaki renta terpaksa harus menjalani masa tuanya di penjara karena tindakan cabulnya.
Tersangka dicokok polisi lantaran memperkosa gadis berusia 15 tahun yang merupakan anak tetangganya di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten.
Dari pengungkapan kasus ini, pria paruh baya itu ternyata kerap memperkosa Melati (nama samaran korban) di sebuah rumah kosong hingga akhirnya mengandung anak.
Dilansir dari Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Oktober 2019 malam. Saat itu korban sedang bermain di depan rumah temannya.
Tiba-tiba muncul AS dan mencoba menghampiri dan meminta korban untuk ikut karena ada sesuatu yang ingin disampaikan.
“Karena di antara keduanya sudah saling kenal, korban tidak curiga ketika dirinya diminta ikut tersangka,” kata Kapolres Serang, AKBP Mariyono, Selasa (21/4/2020) kemarin.
Melintas di rumah tanpa penghuni, tersangka mencoba merayu korban untuk masuk ke dalam rumah. Korban sempat menolak, namun tersangka langsung menarik paksa korban masuk ke dalam rumah dan langsung menyetubuhi korban.
Melati yang tidak berdaya itu, hanya bisa menangis sambil meronta-ronta karena si kakek cabul kerap mengancamnya setiap kali melakukan aksi bejatnya di rumah kosong.
“Korban tak kuasa melawan karena diancam dan hanya bisa menangis saat tetangganya itu menyetubuhinya. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka kembali mengancam agar kejadian itu tidak dilaporkan kepada siapapun,” katanya.
Baca Juga: Bos Gabah Dirampok saat Corona, Tangan Nyaris Putus Ditebas Komplotan Begal
Karena takut akan ancaman korban tidak berani bercerita. Akibat dari kejadian itu, ternyata korban hamil. Karena sering muntah-muntah, menjadikan keluarga korban curiga dan mendesak agar korban berterus terang.
Setelah mendapat pengakuan bahwa korban telah disetubuhi paksa olah tetangganya, pihak keluarga langsung lapor ke Mapolres Serang.
Berangkat dari laporan itu, polisi kemudian menangkap tersangka AS saat bersembunyi di Desa Harendong, Kecamatan Jawilan, Sabtu (18/4/2020).
“Pihak keluarga melapor pada Selasa (24/3/2020) dan kami langsung menindaklanjuti. Setelah mendapatkan lokasi tempat persembunyian, tersangka berhasil ditangkap Tim Unit PPA dipimpin langsung Kasatreskrim dan saat itu diamankan ke Mapolres Serang,” ucapnya.
Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Kakek Bareng ABG Ganti-gantian Sodomi Bocah 15 Tahun di Pinggir Rel Kereta
-
Yuli, Ibu Miskin yang Tak Makan 2 Hari saat Wabah Corona Meninggal Dunia
-
Tak Dapat Jatah dari Istri, Mr P Malah Perkosa Anak Tiri
-
Ciri Jidat Lebar hingga Tanda Lahir Segitiga, Latif Akui Dirinya Imam Mahdi
-
Ngaku Imam Mahdi, Latif Klaim Mimpi Nabi dan Ngobrol dengan Malaikat Jibril
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan