SuaraBanten.id - Pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap Gadis Baduy Luar berinisial S (13) telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung pada Kamis (10/10/2019) lalu.
Dalam vonis yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Dede Halim dengan Hakim Anggota Irwan Rosyadi dan Handy Reformen Pasaribu, menjatuhkan tujuh tahun enam bulan penjara tanpa denda kepada pelaku yang masih di bawah umur Ar (15).
“Ya, Tujuh tahun enam bulan tanpa denda divonisnya,” kata Penasihat hukum Ar, Koswara Purwasasmita saat dihubungi BantenHits.com-jaringan Suara.com pada Selasa (15/10/2019).
Selain vonis penjara selama tujuh tahun enam bulan, Ar juga dihukum mengikuti pelatihan kerja di Lembaga Pemasyrakatan (LP) Anak Tangerang, Banten.
“Ar menerima keputusan dan tidak akan mengajukan banding. Bahkan, dia berjanji akan mengkhatam sekaligus menghapal 30 juz (Alquran),” ucapnya.
Menurut Koswara, Ar terbukti melanggar Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Ar sendiri disebut-sebut sebagai orang pertama yang memperkosa S dalam keadaan tewas bersimbah darah dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Setelah Ar, aksi keji itu juga diikuti oleh MF (18) dan di akhiri oleh AMS (19) pelaku yang tega melayangkan bacokan beruntun pada wajah dan tangan S.
Berita Terkait
-
Reka Ulang, 3 Pembunuh Gilir Mayat Gadis Baduy hingga Cuci Sperma di Gubuk
-
Dua Pembunuh Gadis Suku Baduy Berikan Keterangan Berbeda
-
Sadis! 3 Pelaku Bacok dan Perkosa Bergilir Gadis Baduy saat Sekarat
-
Sadis Perkosaan dan Pembunuhan Gadis Baduy, Polisi Periksa 8 Saksi
-
Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Baduy Ditahan di Polda Banten
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu