SuaraBanten.id - Kepolisian Lebak, Banten sampai kini memeriksa 8 orang saksi dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis Baduy, SW yang baru berusia 13 tahun. Mereka dari keluarga korban dan pihak warga setempat.
Kepala Kepolisian Lebak Banten, AKBP Dani Arianto mengatakan sudah menangkap ketiga terduga pemerkosa dan pembunuh gadis baduy, SW yang masih berusia 13 tahun, ditahan di Polda Banten.
"Sejauh ini kita sudah periksa 8 saksi, baik dari keluarga maupun warga sekitar," kata Dani.
Terakhir, otak pemerkosaan dan pembunuh gadis baduy, AMS ini ditangkap di wilayah Ogan Komiring Ulu ( OKU) Sumatra Selatan.
Kepolisian Resmob Polda Banten menangkap 3 pemerkosa dan pembunuh gadis baduy SW yang masih berusia 13 tahun. Mereka ditangkap di 3 tempat berbeda.
Di antaranya AMS ditangkap wilayah Ogan Komiring Ulu ( OKU) Sumatra Selatan, Tim Resmob Polda Banten dan Polres Lebak juga mengamankan dua tersangka lain, AR dan F di Lebak.
“Alhamdulilah kita berhasil amankan satu pelaku di Palembang, yang dua pelaku ditangkap tadi malam di Cisimeut (Lebak),” kata Dani.
AMS merupakan pelaku utama dari kasus pembunuhan dan pemerkosaan kepada warga baduy luar tersebut.
“Pelaku insial AMS merupakan pelaku utama yang kita tangkap di Palembang,” ujar Dani.
Baca Juga: Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Baduy Ditahan di Polda Banten
Saat ini, ketiga pelaku masih dalam proses pemeriksaan guna mengetahui motif dan yang lainnya.
Sebelumnya, masyarakat Kampung Cisimeut Raya, Desa Cisimeut, Kabupaten Lebak, Banten digemparkan oleh penemuan jasad remaja putri bernama SW (13) warga Karakal, Lebak, Banten, Jumat (30/9/2019). Warga Baduy luar tersebut diduga diperkosa sebelum dibunuh.
Jasad korban tak berbusana pada bagian bawah badan. Sementara bagian wajah korban bersimbah darah. Jasad korban ditemukan dalam kondisi terlentang di sebuah saung.
Jaro Saija menuturkan bahwa korban ditemukan pada pukul 16.00 WIB oleh kakak korban. Korban baru saja akan pulang ke rumah di kawasan Karakal yang berjarak 10 kilometer dari saung tempat ditemukannya jasad korban.
Berita Terkait
-
Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Baduy Ditahan di Polda Banten
-
Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Baduy Ada 3 Orang, Ini Tampangnya
-
Terduga Pembunuh Gadis Baduy Akhirnya Tertangkap
-
Misteri Pembunuhan Gadis Baduy, Polisi Telah Periksa Delapan Saksi
-
Hasil Forensik Gadis Baduy, Dokter: Ada Bekas Kekerasan Tumpul Pada Kelamin
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu