SuaraBanten.id - Remaja berinsial HR, warga Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten harus menjalani pemeriksaan polisi dan visum pada Rabu (3/7/2019). Ia merupakan korban dugaan pencabulan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.
HR yang diketahui hamil lima bulan itu kini dalam pendampungan langsung dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A).
Ketua P2TP2A Kabupaten Lebak, Ratu Mintarsih mengatakan, sebelum menjalani BAP dan visum di RSUD dr Adjidarmo, HR terlebih dahulu mendapatkan support dan healing di rumah singgah. Tujuannya agar mental korban tidak down dan tetap memiliki semangat hidup.
"Sempat kita istirahatkan di rumah singgah. Sekarang korban sudah kembali ke Jakarta, karena memang tidak mungkin dibawa ke kampung halaman," ujar Ratu seperti dikutip Bantenhits (jaringan Suara.com).
Menurut Ratu, P2TP2A Kabupaten Lebak akan semaksimal mungkin melakukan pendampingan kepada korban, hingga kasus yang memalukan itu segera selesai dan berakhir di meja persidangan.
"Kita kawal sampai sidang, bahkan untuk korban akan kita arahkan untuk bekerja di Kabupaten Lebak," katanya.
Ratu menungkapkan, peristiwa ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di Kabupaten Lebak di tahun 2019. Di mana sebelumnya terjadi di Tangerang, namun korbannya adalah warga Lebak.
Untuk diketahui, HR merupakan korban pencabulan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri SMN.
Baca Juga: Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan
Berita Terkait
-
Diancam Nilai Jelek, Guru Bimbel di Tangerang Tega Cabuli Anak Didiknya
-
Polisi: Gadis Korban Pencabulan Ayah Kandung di Lebak Hamil 5 Bulan
-
Ayah di Lebak Diduga Cabuli 2 Anak Gadis Hingga Hamil, Ini Kata Polisi
-
Ayah Cabuli Dua Putrinya hingga Hamil Gegerkan Warga Lebak
-
Diiming-imingi Kue, Jomblo di Malang Ini Cabuli Anak Kecil
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban