SuaraBanten.id - Sejumlah warga Kampung Bojong Serang, Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak dilaporkan mendatangi Kantor Polsek Bojongmanik, Minggu, (30/6/2019) dini hari.
Kedatangan warga yang diketahui berjumlah enam hingga tujuh orang itu lantaran merasa geram adanya dugaan aksi pencabulan yang dilakukan lelaki renta berinisial SMN (52) terhadap kedua anaknya, yakni HR (20) dan LA (18).
Kanit reskrim Polsek Bojongmanik, Aipda Khaerul Anwar mengakui ada warga yang mendatangi kantornya pada 01.30 WIB. Dugaan sementara, para warga melaporkan tindakan cabul yang dilakukan yang dilakukan SMN yang tak lain adalah ayah kandung kedua korban.
“Ya memang ada warga yang datang ke Mapolsek, ditemui petugas piket saat itu,”kata Khaerul saat dihubungi BantenHits--jaringan Suara.com melalui telepon selulernya.
Namun, kata Khaerul, belum ada laporan resmi mengenai dugaan pencabulan tersebut. Hingga saat ini petugas kepolisian masih mencari informasi dan melakukan pemeriksaan mengenai kabar dugaan pencabulan.
“Kami belum ada data (kronologis pasti dugaan pencabulan itu), kami cek dulu ke lokasi. Nanti kalau ada saya kabari ke semuanya,”jelasnya.
Terpisah Kepala Desa Harjawana, Anda membenarkan saat ini di desanya tengah ramai isu mengenai adanya dugaan pencabulan yang dilakukan seorang ayah terhadap dua anak gadisnya.
“Kami juga belum terima laporan secara jelas, silakan ke Polsek. Mereka yang menangani,”akunya.
Berdasarkan informasi diperoleh, sebelum kabar dugaan pencabulan SMN (52) sudah tidak berada di kampung tersebut.
Baca Juga: Miris, Gadis 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri
Berita Terkait
-
Gegara Doyan Nginap, PNS Lebak Digerebek Kelonan sama Guru SD
-
Diiming-imingi Kue, Jomblo di Malang Ini Cabuli Anak Kecil
-
Sudah Beristri 3, Paman Cabul Nekat 7 Kali Cabuli Keponakan Sendiri
-
Pedofilia Berkedok Guru Ngaji, Lebaran Lalu Kakak Mawar Ikut Dicabuli DS
-
Miris, Gadis 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang