Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga

Ini adalah seruan yang menggema dari kearifan lokal suku Baduy untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pelaksanaan Seba Baduy selalu menjadi daya tarik dan momen sakral.

Andi Ahmad S
Sabtu, 25 April 2026 | 19:17 WIB
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
Sejumlah warga Suku Badui beristirahat di Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (24/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 1.525 warga Baduy melakukan tradisi Seba di Gedung Negara, Kota Serang, pada Sabtu untuk bersilaturahmi.
  • Jaro Oom menyampaikan amanat lembaga adat kepada Gubernur Banten mengenai urgensi pelestarian lingkungan serta pencegahan kerusakan alam.
  • Perwakilan suku Baduy menempuh perjalanan 135 kilometer dengan berjalan kaki sebagai simbol ketaatan pada adat pascapanen Kawalu.

SuaraBanten.id - Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 yang selalu sarat makna, kini menjadi momen penting untuk menyuarakan pesan universal pelestarian alam.

Kepala Desa Kanekes yang juga dikenal sebagai Jaro Pamarentah, Jaro Oom, secara langsung menyampaikan amanat ini kepada Gubernur Banten, Andra Soni, saat pelaksanaan tradisi Seba Baduy di Gedung Negara, Kota Serang, Sabtu.

Ini adalah seruan yang menggema dari kearifan lokal suku Baduy untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pelaksanaan Seba Baduy selalu menjadi daya tarik dan momen sakral.

"Perayaan Seba tahun ini diikuti oleh 1.525 orang. Peserta terdiri dari warga Baduy Luar dan Baduy Dalam yang datang dengan maksud bersilaturahmi serta menyampaikan amanat dari lembaga adat kepada pemerintah daerah," kata Jaro Oom di Kota Serang, Sabtu.

Baca Juga:Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati

Kedatangan mereka disambut Gubernur Banten, Andra Soni, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Dalam pertemuan tersebut, warga Badui menitipkan pesan khusus kepada pemerintah mengenai pentingnya ketertiban lingkungan di wilayah Banten. Mereka menyampaikan kekhawatiran terkait adanya indikasi kerusakan alam, terutama pada area gunung dan aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan.

Amanat tersebut merupakan keluh kesah yang dititipkan oleh lembaga adat atau Puun. Masyarakat adat meminta Gubernur dan Bupati untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi lingkungan hidup guna memastikan tidak ada lagi kerusakan hutan maupun pencemaran sungai di wilayah mereka.

Sejumlah warga Suku Baduy berjalan menuju Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (24/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU]
Sejumlah warga Suku Baduy berjalan menuju Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (24/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU]

"Kami berharap melalui momentum Seba ini, Provinsi Banten dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Jaro Oom menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan kunci utama untuk mencapai kesejahteraan lahir dan batin bagi warga adat maupun masyarakat luas.

Baca Juga:Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Adapun pelaksanaan Seba kali ini termasuk dalam kategori Seba Leutik (Seba Kecil). Hal ini dibedakan dengan Seba Gede, di mana pada perayaan kecil ini warga menyerahkan hasil bumi dan laksa sebagai simbol ritual, tanpa menyertakan peralatan dapur seperti pada perayaan besar.

Perjalanan menuju ibu kota provinsi ini bukanlah hal yang mudah bagi warga Badui Dalam. Mereka harus menempuh jarak sekitar 135 kilometer dengan berjalan kaki dari pedalaman Kabupaten Lebak sebagai bentuk ketaatan terhadap aturan adat yang melarang penggunaan kendaraan bermotor.

Tradisi Seba ini dilaksanakan sebagai penutup dari rangkaian ritual setelah masa panen dan pelaksanaan puasa tiga bulan atau Kawalu.

"Masyarakat adat Kanekes berkomitmen untuk terus melaksanakan tradisi Seba ini sebagai bentuk kesetiaan kepada leluhur dan pemerintah," katanya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak