Sumatera hingga Papua Jadi Prioritas, BGN Perketat Data Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

Dalam kerangka umum, anak sekolah yang mengikuti pembelajaran lima hari dalam seminggu akan menerima MBG sesuai hari sekolah mereka, yakni lima hari.

Andi Ahmad S
Kamis, 02 April 2026 | 21:42 WIB
Sumatera hingga Papua Jadi Prioritas, BGN Perketat Data Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Potret dapur MBG (bgn.go.id)
Baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menetapkan pemberian makanan bergizi gratis selama enam hari bagi siswa di daerah 3T dan stunting.
  • Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi bersama Presiden pada 28 Maret 2026 guna memastikan kecukupan gizi anak.
  • BGN menggunakan data SSGI 2024 serta koordinasi daerah untuk memastikan program penyaluran bantuan tepat sasaran dan akurat.

SuaraBanten.id - Badan Gizi Nasional (BGN) akan memperketat data makan bergizi gratis (MBG) khusus bagi daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Hal itu diungkapkan BGN menyusul Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) Virtual Bersama Presiden yang digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026 lalu.

Dalam kerangka umum, anak sekolah yang mengikuti pembelajaran lima hari dalam seminggu akan menerima MBG sesuai hari sekolah mereka, yakni lima hari.

Namun, terdapat kabar baik dan langkah strategis khusus bagi daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Baca Juga:Waspada Puncak Arus Balik Malam Ini! 27 Ribu Kendaraan Siap Padati Bakauheni

Bagi daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, kebijakan khusus akan diterapkan MBG tetap akan disalurkan hingga hari Sabtu, untuk memastikan asupan gizi anak tetap terpenuhi secara berkelanjutan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan tujuan di balik kebijakan khusus ini.

"Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujarnya dalam pesan yang diterima SuaraBanten.

BGN menekankan pentingnya pendataan yang cermat untuk menentukan daerah-daerah mana saja yang berhak menerima kebijakan khusus ini.

Data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, Kementerian Kesehatan RI, akan menjadi acuan utama dalam menetapkan wilayah prioritas intervensi gizi, khususnya di wilayah Timur Indonesia yang seringkali memiliki tantangan gizi lebih besar.

Baca Juga:Habis Kerja Langsung Packing! Cerita Pemudik Asal Bekasi yang Pilih Gas Poll ke Sumatera

"Tim kami akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kesehatan setempat untuk memastikan data akurat, sehingga MBG tepat sasaran,” tambah Dadan.

Pendataan ini mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, serta prevalensi stunting di masing-masing wilayah. Provinsi di wilayah Timur, Sumatera, dan Papua menjadi contoh daerah prioritas karena angka stunting yang masih tinggi.

"Integritas data sangat penting, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” tegas Dadan Hindayana.

Dengan kebijakan ini, BGN berharap seluruh anak sekolah, terutama yang berada di daerah 3T dan rawan stunting, dapat terus mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan optimal anak-anak, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia dan menciptakan generasi penerus yang sehat dan cerdas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak