- Ritual tahunan Seba Badui di Kabupaten Lebak, Banten, akan dilaksanakan pada 24-26 April 2026 sebagai ungkapan syukur.
- Masyarakat Badui akan mempersembahkan hasil panen pertanian kepada Bupati Lebak dan Gubernur Banten setelah ritual kawalu.
- Disbudpar Lebak menargetkan 46 ribu wisatawan hadir serta menyelenggarakan pameran UMKM dan pentas seni budaya.
SuaraBanten.id - Bagi wisatawan asal Jabodetabek yang ingin melihat langsung tradisi turun temurun Suku Badui, Kabupaten Lebak, Banten, yakni ritual saba kepada kepala daerah dalam waktu dekat akan dilaksanakan.
Saba Badui atau persembahan kepada bupati dan gubernur sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil komoditas pertanian ladang itu akan dilaksanakan pada bulan April 2026.
"Kami melaksanakan tradisi perayaan Seba Badui itu tanggal 24-26 April 2026," kata Tetua Adat yang juga Kepala Desa Kanekes Jaro Oom dilansir Sabtu (28/3/2026).
Tradisi Seba merupakan kewajiban tahunan bagi masyarakat Badui Dalam dan Badui Luar dengan mengunjungi Bupati Lebak dan Gubernur Banten sebagai persembahan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan limpahan hasil panen pertanian ladang.
Baca Juga:Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih
Selain itu, juga rasa syukur kepada kepolisian dan TNI yang telah memberikan keamanan, sehingga masyarakat Badui yang berada kawasan Gunung Kendeng terlindungi.
Saat ini, masyarakat Badui yang tersebar di 68 perkampungan akan melakukan pendataan untuk menghadiri perayaan tradisi Seba 2026.
"Kami berharap pelaksanaan tradisi perayaan persembahan Seba 2026 itu berjalan lancar," kata Jaro.
Menurut dia, masyarakat Badui mulai mempersiapkan kebutuhan upacara Seba yang merupakan komoditas hasil pertanian ladang, di antaranya pisang, iris, beras, gula merah, petai, talas, tepung laksa, dan lainnya.
Pelaksanaan tradisi ritual Seba dilakukan bersama Bupati Lebak Moch Hasbi - Amir Hamzah dan Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati Natakusumah setelah mereka selesai melaksanakan ritual kawalu yang saat ini sedang berjalan.
Baca Juga:Tembus 2,37 Juta Kendaraan! Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Pecah Rekor
![Dua warga melintasi perkampungan Badui Luar, tepatnya Kampung Kadu Ketug kawasan permukiman hak tanah ulayat adat di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten [Suara.com/ANTARA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/07/63169-badui.jpg)
"Bila sudah selesai melaksanakan tradisi kawalu maka dilakukan Seba untuk silaturahmi bersama kepala daerah setempat," katanya menjelaskan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak Yosep M Holis mengatakan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan Seba 46 ribu orang, karena tahun ini masuk kategori Seba Leutik dengan partisipasi masyarakat Badui sekitar 1.500 orang.
Selain itu juga menggelar pameran produk UMKM lokal, bazar ekonomi kreatif, hingga berbagai pentas seni dan budaya khas daerah.
Meskipun Seba Badui merupakan agenda rutin tahunan, namun pihaknya berupaya melakukan berbagai inovasi agar kegiatan tersebut semakin menarik bagi wisatawan baik dari segi pariwisata maupun berdampak secara ekonomi kepada masyarakat.
"Kami berharap tradisi Seba itu dapat mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara," katanya. [Antara].