Indonesia memiliki julukan Jamrud Khatulistiwa bukan hanya karena tutupan hutannya, tetapi juga karena kandungan mineral di dalam bumi yang sangat besar.
Berbagai jenis barang tambang seperti minyak bumi, batu bara, timah, emas, hingga nikel tersebar di berbagai wilayah dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.
Barang tambang tersebut memiliki fungsi yang krusial, baik sebagai sumber energi nasional (PLTU dan bahan bakar kendaraan), bahan baku industri teknologi tinggi (seperti baterai kendaraan listrik dari nikel), maupun sebagai alat investasi (emas).
Pemanfaatan: Sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), bahan bakar industri semen, dan briket untuk memasak.
3. Timah
Daerah Penghasil: Pulau Bangka, Belitung, dan Singkep (Kepulauan Riau).
Pemanfaatan: Bahan pelapis anti-karat (kaleng makanan), komponen elektronik (solder), dan campuran logam perunggu.
Baca Juga:Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 112: Bedah Tuntas Singkatan dan Akronim
4. Emas
Daerah Penghasil: Tembagapura/Grasberg (Papua - PT Freeport), Cikotok (Banten), Pongkor (Jawa Barat), Martabe (Sumatera Utara).
Pemanfaatan: Perhiasan, investasi (logam mulia), cadangan devisa negara, dan komponen elektronik berharga.
5. Nikel
Daerah Penghasil: Sorowako (Sulawesi Selatan), Morowali (Sulawesi Tengah), Pomalaa (Sulawesi Tenggara).
Baca Juga:Klaim Didukung Wagub, Robinsar Siap Tutup Tambang Ilegal di Cilegon
Pemanfaatan: Bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik (EV), campuran pembuatan baja tahan karat, dan pelapis logam.