Ratusan Warga Serang Tolak Jadi 'Tempat Sampah' Kota Tangsel

Kerja sama antara Pemkot Serang dan Pemkot Tangsek dilakukan untuk pengelolaan sampah di TPAS Cilowong dengan kapasitas pengiriman sekitar 500 ton per hari.

Andi Ahmad S
Selasa, 06 Januari 2026 | 19:33 WIB
Ratusan Warga Serang Tolak Jadi 'Tempat Sampah' Kota Tangsel
Ratusan warga Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten menggelar aksi demonstrasi menolak kiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Selatan) ke TPAS (Tempat Pemrosesan Akhir Sampah) Cilowong di depan kantor Kecamatan Taktakan pada Selasa (6/1). [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Penolakan Warga Taktakan Ratusan warga Kecamatan Taktakan berdemonstrasi menolak pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong karena menyebabkan bau menyengat, pencemaran lingkungan, dan mengganggu aktivitas warga setempat.

  • Dampak Kerugian Masyarakat Masyarakat menilai kebijakan Pemkot Serang hanya mementingkan keuntungan finansial tanpa memedulikan dampak buruk bagi rakyat, terutama polusi dari ratusan ton sampah serta gangguan lalu lintas truk pengangkut.

  • Respon Pemerintah Daerah Pemkot Serang memutuskan untuk menghentikan sementara pengiriman sampah guna melakukan evaluasi. Kelanjutan kerja sama tersebut kini menunggu keputusan final dari Wali Kota Serang berdasarkan aspirasi masyarakat.

"Ya nanti masalah lanjut atau tidak keputusannya ada di Pak Wali Kota," ujar Nanang.

Kontributor : Yandi Sofyan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak