SuaraBanten.id - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melewati pergantian akhir tahun 2023 menuju tahun baru 2024. Salah satunya seperti yang dilakukan para santri milenial yang merupakan relawan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).
Sebanyak 300 santri milenial pendukung Prabowo-Gibran itu mengadakan dzikir dan doa bersama santri se-Banten di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Kota Serang, Banten, Minggu (31/12/2023) malam.
Koordinator Santri Milenial Banten, Muhammad Asmawi Rofiq, ratusan santri pendukung Prabowo-Gibran itu ogah melakukan hal negatif pada malam pergantian tahun baru 2024 dan mengajak generasi milenial lainnya melakukan hal yang sama.
"Kegiatan ini dilangsungkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat serta generasi milenial untuk tidak melaksanakan hal-hal negatif terutama pada malam pergantian tahun baru," katanya dikutip dari ANTARA, Senin (1/1/2024).
Baca Juga:Hujan Lebat Berpotensi Guyur Banten di Malam Tahun Baru 2024, Dua Fenomena Ini Penyebabnya
Kata dia, dzikir dan doa bersama di malam tahun baru itu diikuti oleh 300 santri se-Banten mulai dari Tangerang, Lebak dan Serang.
Selain untuk muhasabah diri, doa dan dzikir bersama pada akhir tahun 2023 itu juga turut mendoakan agar pemilu 2024 mendatang berjalan sukses dan lancar.
"Kurang lebih ada 300 santri se-Banten yang turut hadir untuk dzikir dan doa bersama dalam rangka menyambut tahun baru dan untuk mendukung suksesnya Pemilu 2024," ungkapnya.
Ia juga mendoakan Pilpres 2024 mendatang terpilih sosok Capres dan cawapres yang bisa memimpin Indonesia dengan adil. Ia kemudian menyinggung soal dukungannya terhadap Prabowo-Gibran.
"Kita mendukung agar Prabowo-Gibran bisa menang dalam Pemilu 2024, dan berharap agar program dari cawapres Gibran tentang dana abadi pesantren bisa dapat berkontribusi pesantren khususnya di Banten ini," paparnya.
Sementara itu, Tokoh Ulama Banten KH Matin Syarkowi ikut mendoakan Pilpres 2024 mendatang berjalan dengan damai dan tidak ada ketegangan antar pendukung capres dan cawapres.
"Pemilu adalah hal yang sudah biasa dilakukan setiap 5 tahun, dan beda pilihan sudah hal biasa namun perbedaan itu menjaga silaturahim dan persatuan bersama," katanya.
Ia juga berharap agar para pendukung capres dan cawapres saling menjaga antar pendukung dan tidak menjelek-jelekan calon lain. (ANTARA)
Baca Juga:Waspada Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Banten, Berpotensi Terjadi Hingga Awal Tahun Baru 2024