Membludak, Baduy Diserbu Wisatawan Akhir Pekan Ini

Kunjungan wisatawan ke pemukiman masyarakat Baduy mulai ramai setelah pemerintah membolehkan kembali aktivitas kegiatan ekonomi usai pandemi COVID-19.

Andi Ahmad S
Minggu, 04 September 2022 | 15:15 WIB
Membludak, Baduy Diserbu Wisatawan Akhir Pekan Ini
Wisatawan mengamati pernak-pernik yang dijual warga Suku Baduy Luar di Kampung Kaduketug, Lebak, Banten. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas]

SuaraBanten.id - Akhir pekan ini lokasi wisata di wilayah Lebak, Banten yakni Baduy diserbu wisatawan dari sejumlah daerah Banten dan DKI Jakarta.

Salah satu warga Baduy, Jali mengatakan, saat ini lokasi wisata Baduy didatangi wisatawan dari sejumlah daerah.

"Kami memperkirakan wisatawan pada akhir pekan yang berkunjung ke sini ribuan orang," kata Jali, mengutip dari Antara.

Kunjungan wisatawan ke pemukiman masyarakat Badui mulai ramai setelah pemerintah membolehkan kembali aktivitas kegiatan ekonomi usai pandemi COVID-19.

Pengunjung wisatawan itu berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, yang datang bersama anggota keluarga, rombongan perkantoran, hingga pasangan muda mudi.

Kebanyakan wisatawan yang mengunjungi kawasan pemukiman Badui menuju perkampungan Badui Dalam dengan melewati berjalan kaki setapak dari Ciboleger, melintasi jalan yang curam dan terjal, selama lima jam.

"Kami merasa senang dengan banyaknya pengunjung itu, karena menyumbangkan pendapatan ekonomi untuk masyarakat Badui," katanya menjelaskan.

Menurut dia, masyarakat pemukiman Badui tentu diuntungkan dengan banyaknya pengunjung ke daerah itu dan dipastikan mereka berbelanja aneka kerajinan Badui untuk dijadikan oleh-oleh.

Selain itu juga di pemukiman Badui memasuki musim buah durian, sehingga banyak pengunjung mengkonsumsi durian tersebut.

"Kami merasa kewalahan melayani permintaan kerajinan Badui sejak Sabtu (3/9) dan Minggu(4/9) yang memadati pemukiman Badui," katanya.

Dani (35) warga DKI Jakarta mengaku dirinya bersama keluarga mengunjungi kawasan pemukiman masyarakat Badui untuk menikmati buah durian, karena rasanya cukup manis, beraroma, dan buahnya besar, di samping harganya relatif murah dan terjangkau.

Selain itu ia juga berkunjung ke pemukiman Badui berjalan kaki ke sejumlah pemukiman adat untuk silaturahmi dengan warga Badui.

"Kami sangat senang mengunjungi pemukiman Badui, karena panorama alamnya masih asli juga menyehatkan," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija mengingatkan para wisatawan yang mengunjungi pemukiman Badui agar mematuhi aturan, seperti menjaga kebersihan dan lingkungan.

Pengunjung tidak boleh menebang pohon juga membuang sampah sembarangan dan tidak berenang di aliran sungai di kawasan Badui.

Ia mengatakan wisatawan mulai ramai memadati kawasan pemukiman Badui sejak Sabtu. "Kami mempersilahkan wisatawan mengunjungi kawasan pemukiman Badui, tapi mematuhi tata tertib dan tidak merusak lingkungan," katanya.

Baca Juga:Jimly Assiddiqie Jagokan Sosok Ini Buat Gantikan Posisi Gubernur DKI Anies Baswedan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak