"Dengan tidak mengurangi rasa hormatku, rasa takdimku kepada Gus Fuad. Ngeten (begini), Gus Fuad jenengan (kamu) itu kan seorang tokoh agama. Jadi harusnya seorang tokoh agama itu cara menyelesaikan semua masalah atau menyelesaikan informasi yang di mana sumbernya itu belum jelas, belum tau kebenarannya bukan begitu," ucap pria dalam video.
Pria itu juga menyinggung soal cara mengkaji sesuatu hal bukan hanya menkaji dengan hanya membaca namun juga harus mengkaji rasa.
"Jadi seorang tokoh itu kalau ngaji gak boleh asal membaca, ya jadi seorang tokoh itu masalah ngaji roso itu saya rasa sudah lulus harusnya. Jadi kalau bicara rasa, jika ada orang membawa berita kepada kamu yang di mana berita kebenarannya kita sama-sama gak tau ini anggaplah berita fasik yang datang dari orang fasik," ujarnya.
"Harusnya kita bertabayyun, datang langsung kepadanya bukan malah bikin statement video seperti itu, miris sekali bikin malu orang Islam, " imbuh pria itu dalam video unggahannya.
Baca Juga:Nongkrong Bareng Sule dan Rudi Salim, Pesulap Merah: Gue Bareng Orang-orang yang Pake Penglaris
Tak hanya itu, pria tersebut juga mengatakan bila Gus Fuad yang seorang tokoh agama tidak sepantasnya membuat video tersebut. Menurutnya, Gus Fuad bisa langsung mendatangi Marcel untuk meminta kejelasan tentang kebenarannya.
"Kalau seorang Gus seperti itu gak pantes, karena apa ? Ya itu tadi seorang Gus itu membawa nama umat banyak lo, membawa nama Islam. Jadi kalau dikit-dikit cara menyelesaikan seperti itu, ini akan memperlihatkan kalau Islam agama yang ruwet, agama yang penuh pertikaian," ujarnya.
Unggahan video tersebut, mendapat berbagai dukungan dan komentar positif dari warganet. Banyak warganet yang mengaku tetap setia mendukung Pesulap Merah.
"Gus botak tmnnya gus Arya Gus samsudin kayanya (emot tertawa)," kata akun @Ng****KU.
"mantap mas perwakilan kita bersama.," imbuh @Sr****ah
"mantap keren Mas (emot jempol 3x)," timpal @j****a.