Sementara pemilik rumah masih dalam kondisi terikat dan ditutup lakban.
Terkait peristiwa perampokan itu, Kapolsek Tanara AKP Edi Mulyana membenarkan adanya peristiwa pencurian dengan kekerasan di rumah pedagang sembako dan ia pun tengah menyelidiki kasus tersebut.
“Para pelaku masuk dengan cara lompat pagar dan kemudian masuk rumah setelah merusak pintu dapur,” terang Edi.
Berdasarkan keterangan korban, total kerugian dari peristiwa ini lebih dari Rp300 juta.
Baca Juga:Abaikan Drainase, Perbaikan Jembatan di JLS Cilegon Jadi Temuan BPK
Kata Edi, personil Unit Reskrim dibantu Tim Resmob Polres Serang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, kasus ini bisa terungkap. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyimpan uang dalam jumlah yang banyak di rumah,” pungkasnya.