SuaraBanten.id - Mayat seorang pria ditemukan di Sungai Cisimeut tepatnya di Kampung Batang, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Rabu (2/3/2022) pagi sekira pukul 07.00 WIB.
Mayat pria bernama Said (28) warga asal Kampung Palopat, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak itu sebelumnya sempat tidak diketahui identitasnya.
Namun, keluarga korban mendatangi Polsek Leuwidamar dan memastikan jenazah yang ditemukan adalah Said. Menurut keterangan keluarga korban, sebelum ditemukan tewas di sungai Said kabarnya akan menuju makam kakek untuk dzikir.
Kepala Desa Sangkanwangi, Amran membenarkan kejadian penemuan mayat tanpa identitas tersebut.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG 3 Maret 2022 Pandeglang-Lebak Banten
“Benar kang, ada penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-lak yang di Sungai Cisimeut tadi pagi,” kata Amran.
Kata Amran, mayat Said pertama kali ditemukan warga yang hendak ke kebun. Warga kemudian melaporkannya kepada warga lain dan Pemerintahan Desa Sangkanwangi.
“Mayat tersebut berada di sungai dan tersangkut bebatuan dengan posisi mayat tengkurep,” ungkapnya.
Setelah mendapat laporan warga, Amran langsung melaporkan penemuan mayat itu kepada aparat kepolisian. Saat ditemukan, Amran menyebut warga sekitar tidak ada yang mengenali korban.
“Saat ini mayat sudah dievakuasi oleh pihak kepolisian. Mayat tersebut bukan dari warga sini, soalnya warga pun tidak ada yang mengenali mayat tersebut,” pungkasnya.
Baca Juga:Diguyur Hujan Lebat, Ruas Jalan Sampai-Cikulur di Lebak Ambles
Sementara itu, Kapolsek Leuwidamar, AKP Sudedi mengungkapkan, bahwa identitas korban terungkap setelah pihak keluarga korban mendatangi Mapolsek Leuwidamar untuk mengidentifikasi jenazah.
“Pihak keluarga datang ke Polsek dengan membawa sejumlah bukti yang menyatakan bahwa korban yang ditemukan di Sungai Cisimeut tersebut merupakan salah satu keluarganya yang bernama Said warga Kampung Palopat, Desa Sangkanwangi, Kecamatan, Leuwidamar,” kata Sudedi, Selasa (02/03/2022).
Kata Sudedi, pihaknya masih belum bisa memastikan secara rinci penyebab tewasnya Said.
“Kita belum bisa memastikan secara rinci karena masih dalam pengembangan penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Said menghilang dari hari Selasa 1 Maret 2022 saat akan dzikir di kuburan kakeknya,” ucapnya.
Terpisah, menurut keterangan dari Sarman (53) orangtua korban, jika anaknya pada Selasa 1 Maret 2022 sekira pukul 15.00 WIB izin akan berdzikir di kuburan kakeknya yang berlokasi di Kampung Bunter, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.
“Lokasi rumah ke kuburan tersebut berjarak 5 kilometer dan menyeberangi Sungai Cisimeut, kemungkinan anak saya terpeleset ke sungai dan hanyut terbawa arus sungai,” katanya.