Ditempat yang sama, Sekjend PP IMC Ilham Firdaus mengatakan, banyaknya industri masih belum sebanding dengan banyaknya Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di Kota Cilegon.
"Ini juga sejalan dengan janji kampanye Helldy-Sanuji tentang pembuatan 43 alun alun terbuka di setiap kelurahan. Sampai saat ini, belum ada satupun RTH baru yang benar-benar dibuat oleh Helldy-Sanuji," jelas pria yang akrab disapa bunyamin.
Belum lagi, lanjut Bunyamin, suntikan dana Rp24 Miliar dari Pemerintah Pusat untuk penanggulangan banjir tidak mampu mengubah presentase banjir di Kota Cilegon. Bahkan, saat ini terdapat 124 titik di Kota Cilegon masih menjadi langganan banjir saat musim hujan datang.
"Ketidakseriusan Helldy-Sanuji dalam menanggulangi banjir juga sangat terlihat disini, pasalnya, mereka menjanjikan pengurangan presentasi banjir di Kota Cilegon dapat terjadi di akhir 2021 lalu, tapi yang terjadi adalah, 6000-an masyarakat Kota Cilegon masih menjadi korban banjir pada Desember 2021," tegasnya dengan lantang.
Baca Juga:Waduh, Rumah Wali Kota Cilegon Terendam Banjir, Istri: Biar Ngerasain Seperti Masyarakat
Menurutnya, persoalan banjir tentu saja searah dengan persoalan infrastruktur jalan. Buruknya tata letak kota ditambah buruknya kualitas jalan raya, seakan akan menjadi kombinasi yang tepat untuk membuat genangan air dijalanan Kota Cilegon.
"Kurangnya tindakan tegas Helldy-Sanuji terhadap oknum sopir truk yang sering memiliki muatan lebih (Overload) juga tidak bisa dipisahkan dari persoalan ini, karena memang perbuatan ini yang menjadi penyumbang terbesar kerusakan jalan raya dan juga yang membuat banyak pengguna jalan kecelakaan," ucapnya.
Dengan segenap persoalan-persoalan itu, IMC menuntut Helldy-Sanuji untuk segera presentasikan ulang konsep, mekanisme dan tata cara penggunaan KCS.
"Segera realisasikan KCS, benahi infrastruktur yang tidak teratur dan tidak terawat dan entaskan pengangguran di Kota Cilegon," tuturnya.
"Termasuk bangun fasilitas gedung pemuda, mahasiswa dan buka selebar-lebarnya informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat," tutupnya.
Untuk diketahui, puluhan mahasiswa yang terdiri dari berbagai kampus melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota Cilegon. Sebelumnya, mereka longmart dari tugu landmark Cilegon sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Ilusi Satu Tahun Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat".