alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bertambah 42 Orang, Kini 69 Orang Positif Covid-19 Saat Pembelajaran Tatap Muka

Hairul Alwan Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Bertambah 42 Orang, Kini 69 Orang Positif Covid-19 Saat Pembelajaran Tatap Muka
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kutim. [kaltimtoday.co]

"Ada 69 (orang) yang positif Covid-19 dari 2.639 sampel," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

SuaraBanten.id - Setelah sebelumnya 25 siswa positif Covid-19 beserta seorang guru dan staf TU. Terjadi penambahan warga lingkungan sekolah yang positif Covid-19 saat pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang.

Penambahan siswa terpapar Covid-19 itu terungkap, berdasarkan hasil skrining tes PCR Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang pada 29 September hingga 3 Oktober 2021.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeini mengatakan, total ada 69 orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19, setelah penambahan 42 orang.

"Ada 69 (orang) yang positif Covid-19 dari 2.639 sampel," ujar Dini saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga: Enam Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Dini mengatakan 42 temuan baru itu merupakan guru, murid, atau staf tata usaha (TU).

Namun, rata-rata mayoritas yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah murid SMP Kota Tangerang.

"Rata-rata murid SMP (Covid-19)," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dini mengungkapkan, tindak lanjut atau penanganan yang dilakukan Pemkot Tangerang ialah pendampingan isolasi mandiri terhadap 27 warga sekolah mulai dari cek kesehatan hingga obat-obatan.

Dinkes Kota Tangerang juga melakukan tracing kontak erat 1 orang positif berbanding 15 orang ke lingkungan keluarga, sekolah dan sosialnya.

Baca Juga: Truk Terperosok Galian Proyek Pipa PDAM di Tangerang

Dinkes juga sudah menjalin bekerjasama untuk segera menggelar penyemprotan desinfektan ke 15 sekolah yang ditemukan kasus positif covid-19. Dinkes dan Dindik juga sudah rapat evaluasi ke seluruh sekolah PTM, terkait penerapan protokol kesehatan yang harus diperketat,” jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait