“Namun tidak ada titik temu karena memang posisi toa tetap tidak bisa digeser. Kemudian dia (MR) pulang,” jelasnya
Namun, saat MR pulang banyak warga yang bertanya maksud kedatangannya. Sampai akhirnya, karena informasi yang berkembang bermacam-macam sehingga tadi malam sekira pukul 22.00 Wib, warga berkumpul di depan gerbang cluster Illago.
“Udah klarifikasi secara kekeluargaan. Emang ramainya semalam tapi itu cuma kesalahpahaman ada informasi yang sedikit menyimpang. Tapi sudah selesai sudah tidak ada apa-apa,” pungkasnya
Sementara, Kapolsek Kelapa Dua AKP Fredy Yudha membenarkan prihal kejadian tersebut. Meski begitu, saat ini situasi sudah kondusif dan semalam polisi langsung membubarkan kerumunan warga di depan gerbang Cluster Illago.
Baca Juga:Rusuh Toa Masjid Kelapa Dua Serpong, Ini Isi Permintaan Maaf Sopir Komplek
“Situasi sudah kondusif dan sudah kita minta bubar pada malam itu juga. Kita juga sudah minta klarifikasi dari keduabelah pihak,” tandasnya.
Setelah membuat geger warga, dirinya kini membuat video klarifikasi dan meminta maaf. Didampingi aparat kepolisian, TNI, desa dan kecamatan.
Dia meminta maaf dan mengakui kesalahannya yang membuat geger warga sekampung.
"Saya meminta maaf atas kekeliruan dan kesalahan saya menyuruh DKM Masjid Jami Al-Fudhola untuk mengecilkan suara speaker," katanya dalam video klarifikasi.
Baca Juga:Sejarah Kabupaten Tangerang, Tembok Pelindung Kesultanan Banten