"Tolong bagi masyarakat yang ingin mudik, diminta putar balik. Jangan nekat. Kami sudah peringatkan, jika tidak mengindahkan peringatan kami, maka kami akan amankan," tegas Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono melalui pengeras suara.
Kata Sigit, saat ini mudik tidak ada jadi pihaknya menegaskan agar masyarakat jangan nekat untuk mudik, kalau tidak ingin dihalau dan bahkan sampai kena pidana.
"Sekali lagi kami ingatkan, tolong putar balik. Jangan nekat, kalau sampai nekat kami tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas kepada yang melanggar," ucap Sigit.
Sesampainya di rumah makan Padang Simpang Raya, personel mendapati pemudik menggunakan motor yang beristirahat di Mushola, dan 2 kendaraan pikap yang mengangkut motor.
Baca Juga:Broadcast Ajakan Mudik Beredar Via Whatapp, Ajak Terobos Petugas Penyekatan
"Saya hitung sampai 10, jika tidak mengindahkan omongan dan imbauan saya, saya akan ambil tindakan tegas, saya tidak main-main," tegasnya.
Tindakan menghalau pemudik jauh dari pos penyekatan, mengingat adanya dua motor yang diamankan petugas menggunakan pita hijau. Dua pemotor itu diduga terprovokasi oleh ajakan mudik ke Sumatera.
"Nah kan, kamu mau kemana. Ini ada pita hijau, kamu masuk group ajakan mudik kan," tanya personel kepada pemotor.
Pemotor itu gugup dan tidak bisa menjawab apa-apa. Akhirnya langsung dibawa ke KSKP Merak.
Kontributor : Adi Mulyadi
Baca Juga:Kelabuhi Petugas Motor Diangkut Pikap, Sopir Digelandang ke Polres Cilegon